Page 45 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI FEBRUARI 2022 VERSI ONLINE
P. 45

dahal tak jarang perilaku tersebut   apa yang diinginkan.
           berlawanan dengan prinsip-prinsip       Meminta-minta dengan man-
           keislaman.                           gamen, mengemis, atau memung-
              Ambil contoh; peringatan hari     li, semua adalah potret lunturnya
           kasih sayang (Valentine’s Day). Ini   jiwa kemandirian. Sehingga eng-
           benar-benar budaya yang tidak        gan untuk bersusah-payah.
           dikenal dalam Islam.                    Inginnya yang gampang-gam-
              Bahkan bila titik beratnya men-   pang saja. Ya itu tadi; menggan-
           garah kepada  kasih-sayang  antar    tungkan hidup pada orang lain.
           lawan jenis yang bukan mahram           Bila keadaan ini tak teratasi,
           (sebagaimana praktik di lapangan),   jelas lah akan kemerosotan perad-
           maka jatuhnya ke haram. Belum        aban Islam. Tidak ada catatan da-
           lagi soal pendangkalan akidah,       lam sejarah, muncul generasi ung-
           berkedok SIPILIS (Sekulerisme, Plu-  gul dibangun atas budaya keter-
           ralisme, Liberalisme).               gantungan atas orang/pihak lain.
              Jika kemandirian hidup (prinsip)   Dalam segala aspek.
           orang  beriman telah  terbentuk,        Sebaliknya,  justru  kemandi-
           jelas, sebesar apapun rayuan yang    rian lah yang menjadi pondasi
           datang. Ataupun kekurangan yang      kemuliaan itu. Sebab orang yang
           menghampiri,  tidak  akan tergoda    mandiri, jangankan meminta, di-
           atas itu semua.                      tawari pun ia enggan menerima,
                                                karena merasa telah berkecuk-
              Karena pegangannya jelas. Yai-
 MANDIRI....  tu berpijak atas dasar-dasar keis-  upan. Fase ini pernah dialami oleh
                                                umat Islam, khususnya di masa
           laman, yang merujuk kepada al-
                                                Umar bin Abdul Aziz.
           Qur’an dan al-Hadits.
              Tengoklah para sahabat sep-
           erti Bilal bin Rabbah. Kemandi-      Asah Kemandirian
           rian  dalam  berprinsip  atas  Islam,   Tak ada pilihan demi mereng-
           tak menggoyahkan keimanannya,        guh kemuliaan, kecuali ‘merintis’
           meski  cobaan  yang  dihadapi  be-   bangunan kemandirian ini. Dimu-
           gitu  besar.  Ditawari  dunia,  sama   lai dari keluarga,  anak-anak bisa
           sekali tidak membuatnya tertarik.    dilatih  bisnis  dan  mengelola uang
           Yang terpenting  baginya adalah      sendiri. Dengan demikian, jiwa us-
           tetap berpijak atas apa yang men-    aha yang menjadi cikal-bakal ke-
           jadi keyakinannya.                   mandirian bisa tumbuh.
                                                   Soal akidah, pemikiran, budaya,
           Fenomena.....                        dan seterusnya, bisa dilatih dengan
              Potret kaum generasi kekin-       terus mengajari tentang kemuliaan
           ian  harus  diakui  sebagian  belum   agama ini atas peradaban lain. Se-
           mencerminkan kemandirian. Mu-        hingga mereka bisa mengompara-
           lai dari aspek yang remeh sampai     sikan, dan mengambil kesimpulan,
           yang paling esensial.                bahwa apa yang ada pada Islam
              Soal kebutuhan, misalnya. Beta-   jauh lebih mulia dan bermartabat,
           pa banyak pemuda yang sudah          daripada apa yang digaungkan
           aqil-baligh, masih menuntut san-     dari pihak luar.
           tunan dari orang tua. Bahkan, tidak     Jadilah  kemandirian    dalam
           sedikit  kita  dapati  berita  di media   bersikap yang beraskan pada nilai-
           massa, mereka menyakiti keduan-      nilai agama bisa dimiliki. *Pengajar
           ya, lantaran tidak bisa memenuhi     di STAIL, Surabaya




                                                      Jumadil Akhir 1443/Februari 2022 | MULIA  41
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50