Page 48 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI FEBRUARI 2022 VERSI ONLINE
P. 48
MUSLIMAH
TUBUHKU
BUKAN
MILIKKU
Oleh: Sarah Zakiyah
eberapa bulan terakhir, peraturan ini sebenarnya baik,
sebagian rakyat Indone- dan tidak ada seorangpun yang
sia yang peduli pada nor- menentang kekerasan seksual
Bma dan etika ketimuran atau membiarkan kekerasan sek-
berusaha menyadarkan bangsa sual terjadi. Namun, landasan da-
ini dari sebuah istilah yang belum lam peraturan ini sama sekali tidak
ditemukan kata sepakat dalam menyentuh norma dan nilai agama
definisinya namun telah di jadikan yang sebenarnya sangat menjaga
landasan dalam peraturan dan pe- kehormatan perempuan dan me-
rundang-undangan. Ialah sexual ngatur segala bentuk hubungan
consent atau kesepakatan sek- sex. Justru sexual consent yang
sual, istilah yang populer di ka- merupakan konsep yang secara
langan feminisme ini diupayakan akademik belum banyak dibahas
agar menjadi paradigma dalam dijadikan sebagai paradigma hu-
menjalin hubungan sex antarma- kum penghapusan kekerasan sek-
nusia. Perempuan yang menjadi sual di berbagai wilayah, termasuk
alasan ditetapkannya aturan ten- Indonesia, yang merupakan nega-
tang pencegahan dan kekerasan ra hukum dan berke-Tuhan-an.
hubungan seksual, diposisikan Jika sexual consent menya-
sebagai makhluk bebas, se bebas- takan kekerasan seksual adalah
bebasnya dalam menentukan segala hal yang mengarah pada
siapa dan bagaimana hubungan aktivitas seksual tanpa didasa-
badan yang dia inginkan. ri persetujuan, dan persetujuan
Permen dikbudristek No. korban adalah syarat tidak dika-
30/2021 tentang Pencegahan Dan takannya aktivitas dan hubungan
Penanganan Kekerasan Seksual seksual sebagai suatu kekerasan,
di Lingkungan Perguruan Tinggi, Agama Islam yang merupakan
misalnya, maksud ditetapkan nya undang-undang langit yang pari-
44 MULIA | Jumadil Akhir 1443/Februari 2022

