Page 85 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI FEBRUARI 2022 VERSI ONLINE
P. 85
Orang-orang Ushaiger dikenal setempat mengatakan itu warna
sangat ramah dan hangat. Se- pirang.
bagian penduduk terlihat duduk di Sejarah Ushaiqer milik Suku
bangku mengobrol dan membaca Tamim meskipun suku-suku lain
koran. tinggal di sana juga. Ini juga mer-
Penduduk desa selalu ra- upakan rumah bagi banyak kelu-
mah membantu pengunjung dan arga di Jazirah Arab.
menunjukkan kepada mereka Keluarga yang dikenal adalah
di sekitar kota kecil mereka. Pe- Al-Hussaini (salah satu pemimpin
ngunjung bahkan sering diundang Ushaiqer di masa lalu), Al-Elsheikh
ke salah satu rumah untuk minum (Keluarga Muhammad ibn Abd-
kopi dan kurma Arab, jika berun- al-Wahhab), Al-Thani (penguasa
tung, bahkan kadang diajak ber- negara Qatar) dan & Al-Bassam
gabung dalam makan malam kel- dll.
uarga. Pentingnya sejarah desa ini
Transit Ibadah Haji adalah bahwa bangunan tua dari
Ushaiqer adalah salah satu kota lumpur masih belum tersentuh
tertua di wilayah Najd Saudi, titik alias masih asli. Oleh karena itu, ka-
pemberhentian utama bagi pe- wasan ini dianggap sebagai salah
ziarah atau jamaah haji dan umrah satu kawasan bersejarah paling
dari Kuwait, Irak dan Iran di masa menarik di wilayah tersebut.
lalu. Awalnya dikenal sebagai Akhir-akhir ini, orang-orang
A’ekel tetapi namanya akhir nya Ushaiqer telah memulihkan desa
diubah menjadi Ushaiqer. bersejarah untuk melestarikan
Nama itu diubah karena kota warisannya dan membangun mu-
ini berbatasan dengan gunung ke- seum yang menampilkan berbagai
cil di utara desa. Gunung itu ber- peninggalan dan benda-benda
warna merah, namun penduduk dari desa.*/Hadijah
Jumadil Akhir 1443/Februari 2022 | MULIA 81

