Page 83 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI FEBRUARI 2022 VERSI ONLINE
P. 83

Imam an­Nawawi Rahimahul­
              lah berpendapat bahwa di an­          “Makanlah kamu,
              tara adab makan penting adalah
              tidak mencela makanan, misal­           sesungguhnya
              nya mengatakan asin, masam,
              kurang garam,  kurang cukup             ia adalah halal.
              masak dan sebagainya.                Tetapi ia bukanlah
                 Sebahagian ulama membole­
              hkan ‘mencela makanan’ jika           makananku (yang
              bertujuan  untuk  memperbaiki
              cara masakannya, bukannya            biasa aku makan).”
              ber tujuan  mencela  makanan.            (HR: Muslim).
              Menurut    Imam    Ibnu   Hajar
              al­‘Asqalani Rahimahullah, lara­
              ngan mencela makanan karena
              hal itu  melukai hati orang  yang   tanda syukur.
              memasaknya.                          Firman Allah yang artinya,
                 Seseorang    bisa   menolak    “Adapun  nikmat  Tuhanmu,  maka
              dengan mengatakan: “Saya ti­      hendaklah engkau sebut­sebut
              dak menyukai makanan ini” atau    sebagai bersyukur kepadaNya.”
              “Saya tidak biasa atau tidak bisa   (Surah adh­Dhuha, 11).
              memakannya” atau alasan yang         Imam an­Nawawi Rahimahullah
              sopan serupa.                     menyebutkan dalam kitab al-Adz-
                 Nabi    pernah dihidangkan     kar bahwa memuji makanan yang
              daging dhab bakar lalu Baginda    telah dimakan adalah sesuatu
              tidak mau memakannya. Khalid      yang dianjurkan dan merupakan
              bin al­Walid Radhiallahu ‘anhu    sunnah Rasulullah   .
              lalu bertanya, “Adakah  dhab         Jabir Radhiallahu ‘anhu me­
              itu haram wahai Rasulullah!?”     riwayatkan,  yang artinya, “Se­
              Rasulu llah  menjawab,  “Tidak,    sungguhnya Nabi     pernah me­
              tetapi binatang itu tidak ada di   minta  lauk ipada  keluarga nya,
              bumi (lingkungan) kaumku, se­     lalu  mereka  menjawab:  Kami
              hingga aku tidak menyukainya.”    tidak  mempunyai  apa­apa  se­
              (HR: Bukhari dan Muslim).         lain  cuka. Bagindapun  meminta­
                 Dalam sebuah riwayat lain      nya dan memakan dengannya
              diceritakan Baginda menjawab,     (cuka), lalu Bagindapun bersabda:
              “Makanlah kamu, sesungguhnya      Sebaik­baik lauk ialah cuka, se­
              ia adalah halal. Tetapi ia bukan­  baik­baik lauk ialah cuka.” (Hadis
              lah makananku (yang biasa aku     riwayat Muslim).
              makan).” (HR: Muslim).               Rasulullah     adalah sosok
                 Memuji makanan                 yang kita diteladani. Jika Ba ginda
                 Islam menganjurkan memuji      menyukai makanan yang dihi­
              makanan yang telah dimakan.       dangkan, beliau akan memakan­
              Bahkan menganjurkan menye­        nya dan bahkan akan memuji
              but­nyebut apa saja nikmat yang   walaupun yang dihidangkan itu
              dikaruniakan oleh Allah sebagai   hanyalah cuka.*



                                                      Jumadil Akhir 1443/Februari 2022 | MULIA  79
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88