Page 3 - Renungan El Bethel - AGUSTUS 2022
P. 3
K
U
P.
U
CUKUP.
C
Kukatakan ini bukanlah karena kekuarangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam
segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala
hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal
kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.
Filipi 4:11-12
Bacaan: Keluaran 16:1-36
oa Bapa Kami ialah doa yang sangat terkenal, yang diajarkan Tuhan Yesus sendiri kepada
oa
para murid, ketika para murid meminta-Nya untuk mengajarkan mereka berdoa. Salah satu
D Dpotongan kalimat di dalamnya mengatakan demikian “..berikanlah pada kami makanan
kami yang secukupnya.” Melalui doa ini, Tuhan Yesus dengan jelas seperti sedang mengajarkan
murid-murid-Nya untuk mencukupkan diri dengan berkat yang Tuhan beri.
Hal ini mengingatkan kita pada konsep ‘manna’ yang diberikan Tuhan Allah ketika Bangsa
Israel berada di padang gurun. Tuhan Allah mengajarkan Bangsa Israel supaya “…pungutlah
itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya, masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi
kemahnya, segomer seorang, menurut jumlahnya.” (Keluaran 16:16). Disini dengan jelas Tuhan
Allah mengatakan “menurut keperluan”. Artinya, Bangsa Israel hanya diperbolehkan mengambil
secukupnya, menurut keperluannya hari itu, bahkan dikatakan ketika Bangsa Israel mengambil
melebihi keperluan mereka dan tersisa, esok harinya manna tersebut membusuk dan berulat.
Dari doa Bapa Kami dan juga kisah tentang manna di padang gurun, kita dapat belajar bahwa
Tuhan selalu mengajari kita untuk mengerti artinya ‘cukup’. Tidak serakah, maupun juga Tuhan
berjanji kita tidak akan kekurangan dan Tuhan akan mencukupkan keperluan kita. Kuncinya ialah
percaya pada penyertaan dan penyediaan dari Tuhan. Dalam doa Bapa Kami, Tuhan mengajari
kita meminta pada Bapa, secukupnya. Dalam kisah manna di padang gurun, kita tahu bahwa
manna tersebut diberikan setiap harinya. Tuhan Allah mengirimkan kepada mereka tepat pada
waktunya.
Mari renungkan bacaan kita hari ini, percaya bahwa Tuhan selalu memberi kita berkat yang
cukup untuk kita setiap harinya. Tuhan adalah Tuhan yang mengerti batas ‘cukup’ dan Tuhan
juga mempunyai waktu yang ‘tepat’. Percaya dan senantiasa berharap pada-Nya. Jangan serakah,
jangan merasa kurang terus, dan ingat untuk selalu mengucap syukur untuk apa yang telah Tuhan
beri.
PERENUNGAN
1. Apakah selama ini kita sering mengeluh karena merasa kekurangan, atau masih selalu serakah
dalam mengumpulkan hal-hal jasmani dalam hidup ini?
2. Ambil waktu untuk menghitung berkat Tuhan dan mengucap syukur atas apa yang telah Tuhan
berikan dalam hidup kita. Percayalah bahwa Tuhan akan selalu mencukupkan semua dalam hidup SENIN
kita, karena Tuhan yang paling mengerti kebutuhan kita.
SENIN
DOA
“Tuhan, ampuni kami yang masih sering mengeluh dan lupa bersyukur untuk setiap hal yang
sudah Tuhan beri. Ajari kami untuk percaya dan berserah penuh kepada-Mu. Kami percaya, 1 AGUS
Engkau tahu yang terbaik bagi kami. Setiap pemberian yang dari pada-Mu adalah cukup bagi 1 DESEMBER 2021
kami. Terimakasih Tuhan, dalam nama Yesus kami berdoa, amin.” TUS
(Adinda) 2
02
2

