Page 8 - Renungan El Bethel - AGUSTUS 2022
P. 8
YANG DI ATAS ATAU YANG DI BUMI ?
Y A N G D I A T A S A T A U Y A N G D I B U M I ?
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Kolose 3:2
Bacaan: Matius 6:25-34
ika kita membaca perikop firman Tuhan hari ini, judul perikopnya ialah “Hal Kekuatiran”.
ik a
Biasanya jika membaca perikop ini, kita cenderung akan diajarkan mengenai mengatasi
J Jkekuatiran karena Tuhan telah menyediakan segala sesuatunya bagi kita. Tentu hal ini tidak
salah dan memang tertulis demikian jelas di Alkitab. Namun hari ini kita akan belajar dari sisi lain
perikop ini. Sebelumnya kita akan melihat ayat nats kita yang kita ambil dari kitab Kolose. Jika
kita renungkan sejenak, ayat nats kita hari ini mengingatkan kita untuk memikirkan perkara yang
di atas, atas mana? Tentu saja yang dimaksud ialah perkara yang ada kaitannya dengan sorga/
dengan Tuhan. Ayat yang di tulis oleh versi Amplified Bible, disana ditulis dengan lebih jelas dan
gambling:
“Set your mind and keep focused habitually on the things above (heavenly things), not on things
that are on earth (which have only temporal value” (Colossians 3:2 AMP).
Dalam terjemahannya, artinya kurang lebih, kita diingatkan untuk fokus pada hal-hal yang bersifat
sorgawi dan bukan duniawi, yang sifatnya hanya sementara.
Dalam perikop kita di Matius 6, pada ayat ke 25 kita diingatkan bahwa seringkali kita kuatir
akan hidup kitam makanan, minuman, pakaian. Hal-hal ini adalah hal-hal yang bersifat duniawi
dan sementara. Pada ayat yang ke 33 dikatakan supaya kita mencari dahulu Kerajaan Allah
dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan pada kita. Artinya ini lebih dari sekedar
masalah ‘kekuatiran’, tapi juga fokus kita. Apakah kita fokus pada hal-hal yang bersifat sementara,
hal-hal yang terlihat, makanan, pakaian, karir, uang, dsb. Atau, kita memilih fokus pada Tuhan dan
kekekalan?
Mengapa kita perlu merenungkan hal ini? Karena kemana fokus kita berada, kesanalah
hidup kita akan kita arahkan. Maka dari itu, mari belajar untuk meletakkan fokus kita di tempat
yang benar, yaitu kepada Tuhan dan kekekalan. Sehingga semua yang kita lakukan dalam hidup
kita akan memiliki dasar yang benar, yang seturut dengan kehendak Tuhan..
PERENUNGAN
1. Apa fokus kita hari-hari ini? Uang? Jabatan dan karir? Atau, Tuhan?
2. Ambil waktu untuk menata fokus dan skala prioritas kita kembali.
DOA
“Tuhan, ampuni apabila hari-hari ini fokus kami telah bergeser. Ampuni apabila ternyata selama
ini kami memusatkan pikiran kami pada hal-hal duniawi yang bersifat sementara. Tolong kami SABTU
untuk mengarahkan mata, hati, dan pikiran kami hanya kepada-Mu. Terimakasih Tuhan, dalam
nama Yesus kami berdoa. Amin.”
SABTU
(Adinda)
6 AGUS
TUS
2
02
2

