Page 24 - Pengantar Teori Media
P. 24
gunaannya. Dengan demikian, kajian semiotika tidak hanya melihat
tanda sebagai entitas statis, tetapi juga memperhatikan bagaimana
tanda tersebut digunakan dalam praktik sosial.
2. Relevansi untuk Studi Media dan Komunikasi
Bagi mahasiswa ilmu komunikasi dan media, kerangka semiotika Ferdi-
nand de Saussure memberikan fondasi penting dalam mema hami cara
tanda bekerja menciptakan makna, baik dalam komunikasi interpersonal
maupun media massa. Dalam komunikasi media, konsep penanda
(signifier) dan petanda (signified) dapat diaplikasikan secara luas untuk
menganalisis berbagai teks media, seperti iklan, film, program televisi,
atau konten digital. Sebagai contoh, dalam sebuah iklan komer-
sial, gambar produk yang ditampilkan (penanda) dapat diasosiasikan
dengan konsep abstrak, seperti gaya hidup modern, kebahagiaan,
kesuksesan, atau status sosial tertentu (petanda).
Pemahaman hubungan antara penanda dan petanda sangat penting
dalam studi media, karena membantu praktisi dan akademisi komuni-
kasi menganalisis bagaimana makna dikonstruksi dan dikomunikasikan
melalui berbagai platform media. Sebagai contoh, dalam jurnalisme,
pemilihan foto berita tertentu (penanda) dapat membawa implikasi
ideologis atau emosional tertentu (petanda) yang memengaruhi persepsi
pembaca terhadap suatu peristiwa. Analisis semacam ini menjadi alat
penting untuk mengungkap bias atau pesan tersembunyi dalam media.
Konsep langue dan parole dari Saussure juga relevan untuk mema-
hami sistem komunikasi massa dalam masyarakat kontemporer. Media,
sebagai institusi sosial, sering beroperasi dalam kerangka langue, yaitu
menggunakan konvensi yang telah disepakati bersama, seperti bahasa
visual tertentu, struktur narasi khas, atau kode budaya yang dikenali
audiens. Konvensi-konvensi ini membentuk semacam “tata bahasa”
media yang memungkinkan komunikasi efektif antara produsen konten
dan audiens.
Namun, bagaimana media diterima dan diinterpretasikan oleh
individu sering merupakan manifestasi parole yang mencerminkan
beragam interpretasi berdasarkan konteks sosial, budaya, dan peng-
18 Pengantar Teori Media

