Page 21 - Pengantar Teori Media
P. 21

Sebagai contoh, iklan, film, dan berita sering memanfaatkan tanda-
                   tanda tertentu untuk membangun narasi, menciptakan makna yang
                   mendalam, atau memengaruhi opini publik. Melalui pemahaman semi-
                   otika, kompleksitas komunikasi di era modern dapat diungkap secara
                   lebih mendalam.


                   B.  SEJARAH SEMIOTIKA

                   Semiotika adalah cabang ilmu yang mempelajari tanda dan maknanya.
                   Berakar dalam linguistik dan filsafat, semiotika memberikan dasar
                   analisis untuk memahami bagaimana tanda bekerja dalam menciptakan
                   makna. Seiring dengan perkembangan pemikiran para tokoh besar
                   seperti Ferdinand de Saussure dan Charles Sanders Peirce, semiotika
                   telah menjadi pijakan utama dalam studi komunikasi.
                       Meskipun pendekatan yang diusung Saussure dan Peirce berbeda,
                   pemikiran mereka saling melengkapi dan membentuk fondasi semio-
                   tika modern. Dalam konteks ini, semiotika bukan hanya menjadi alat
                   analisis akademis, tetapi juga relevan dalam memahami komunikasi
                   sosial yang semakin kompleks.

                       Menurut Chandler dalam Semiotics: The Basics (2022), semiotika
                   dipandang sebagai teori tentang tanda dan cara tanda berfungsi dalam
                   sistem komunikasi. Dalam pandangannya, semiotika merupakan
                   kajian yang  mengungkap bagaimana  berbagai  jenis tanda—seperti
                   kata-kata, gambar, suara, dan simbol—beroperasi dalam masyarakat
                   untuk menyampaikan makna.
                       Dengan kata lain, semiotika adalah disiplin yang membahas
                   bagaimana tanda tidak hanya ada, tetapi juga bagaimana tanda-tanda
                   tersebut digunakan dalam berbagai bentuk komunikasi sosial untuk
                   menciptakan makna yang dipahami oleh individu atau kelompok.
                       Lebih lanjut, Chandler menjelaskan bahwa studi semiotika tidak
                   hanya berfokus pada keberadaan tanda semata, tetapi juga pada proses-
                   proses interpretasi makna yang terjadi saat individu atau kelompok
                   berinteraksi dengan tanda-tanda tersebut. Dalam kerangka ini,


                                                                  Bab 2 Semiotika  15
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26