Page 16 - Pengantar Teori Media
P. 16

suatu sistem sangat penting untuk memahami signifikansi konsep atau
                 tindakan tertentu. Hal ini juga menyoroti pentingnya melihat melam-
                 paui contoh-contoh  yang terisolasi untuk menghargai bagaimana
                 berbagai elemen saling berhubungan dalam skema yang lebih besar.
                     Selain itu, pikiran manusia memainkan peran penting dalam
                 proses ini dengan mengatur fenomena sensorik menurut serangkaian
                 proses fisiologis. Struktur sistematis material mengarah pada metode
                 analisis  struktural  yang melibatkan pengungkapan  struktur  yang
                 mendasari yang tertanam dalam materi budaya. Struktur-struktur ini
                 merupakan hasil dari proses pengodean pikiran, seperti yang disorot
                 oleh Strauss (1972: 8). Dengan mengeksplorasi struktur-struktur yang
                 mengakar kuat ini, para ilmuwan dapat mengungkap kode-kode dan
                 makna budaya yang membentuk pengalaman manusia, menawarkan
                 wawasan tentang cara kita menafsirkan, dan terlibat dengan dunia di
                 sekitar kita.
                     Salah satu tokoh utamanya adalah Ferdinand de Saussure yang
                 menghubungkan  bahasa  sebagai domain utama  untuk menjelaskan
                 strukturalisme. Pemikiran Saussure pada akhirnya memengaruhi
                 bidang-bidang seperti antropologi, teori sastra, dan filsafat. Kontribusi
                 utama Saussure adalah perbedaannya antara langue (sistem aturan dan
                 konvensi abstrak dalam suatu bahasa) dan parole (tindakan bicara indi-
                 vidual). Strukturalisme berfokus pada langue—struktur bersama yang
                 lebih dalam yang memungkinkan komunikasi—ketimbang variasi parole
                 di tingkat permukaan. Pergeseran ini sangat penting, bukan tentang apa
                 yang dikatakan seseorang pada saat tertentu, melainkan tentang sistem
                 yang memungkinkan kata-kata tersebut memiliki makna.
                     Berikut ini merupakan alasan mengapa bahasa menjadi pusat
                 perhatian dalam strukturalisme.

                 1.  Bahasa sebagai sistem tanda. Saussure menyatakan tanda-tanda ini
                     tidak memiliki makna sendiri. Maknanya berasal dari hubungan
                     mereka dengan tanda-tanda lain dalam sistem. “Pohon” masuk
                     akal karena berbeda dari “semak” atau “bunga”. Sifat relasional



                 4    Pengantar Teori Media
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21