Page 18 - Pengantar Teori Media
P. 18

4.  Universal dan abstrak. Setiap manusia memiliki bahasa yang menja-
                     dikan lensa universal untuk mempelajari struktur. Ditambah lagi,
                     sifatnya yang abstrak—aturan dan pola yang ada di luar kendali
                     individu—mencerminkan struktur tersembunyi yang dicari oleh
                     para strukturalis di ranah lain. Ini bukan tentang apa yang secara
                     sadar ingin dikatakan  orang, melainkan tentang  kerangka kerja
                     bawah sadar yang mereka andalkan.

                     Empat poin pusat perhatian dalam strukturalisme tersebut pada
                 akhirnya membantu menjelaskan bagaimana pandangan struk turalisme
                 berperan penting dalam teori media. Strukturalisme mena warkan

                 argumen teoretis yang sangat penting, yakni bahasa beroperasi sebagai
                 sistem yang berdiri sendiri. Artinya, makna kata-kata dan ekspresi tidak
                 berasal  dari sifat intrinsiknya, tetapi dari sistem  material (struktur)
                 yang mengelilinginya. Bahasa menjadi alat yang digunakan individu
                 untuk mencoba memahami dunia yang kompleks di sekitar mereka.
                 Manusia  berinteraksi  dengan kata-kata  dengan mengatur  berbagai
                 perbedaan dan variasi.  Hal tersebut memungkinkan  mereka untuk
                 mengartikulasikan pengalaman dan pengamatan mereka.
                     Kualitas struktur dalam konteks ini memiliki banyak segi. Pertama,
                 struktur dapat dipahami sebagai sesuatu yang tidak disadari, materialistis,
                 dan deterministik. Hal ini mendasari banyak aspek pemikiran dan
                 perilaku manusia tanpa individu sepenuhnya menyadari pengaruhnya.
                     Kedua, struktur ini tidak didasarkan pada keberadaan objek semata.
                 Sebaliknya, struktur didefinisikan oleh hubungan yang ada di antara
                 objek-objek tersebut. Sifat relasional ini menggarisbawahi gagasan
                 bahwa pemahaman dibangun bukan pada entitas yang terisolasi,
                 melainkan pada interkoneksi yang menghubungkannya. Selain itu,
                 perspektif strukturalis menyatakan bahwa struktur bersifat lengkap,
                 logis, dan mencakup semuanya yang memungkinkan pendekatan
                 sistematis terhadap pengetahuan dan pemahaman. Ketiga, struktur ini
                 berlawanan dengan sifat statis. Struktur ini bersifat dinamis dan dapat
                 berubah seiring waktu. Struktur  berevolusi dan beradaptasi yang
                 mencerminkan fluiditas pemikiran manusia dan ekspresi budaya.



                 6    Pengantar Teori Media
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23