Page 15 - Pengantar Teori Media
P. 15

nisme yang melaluinya persepsi seseorang dibentuk oleh proses
                   komunikasi. Dengan demikian, dalam studi media dan komunikasi,
                   strukturalisme memiliki relevansi signifikan dalam mengungkap
                   kom  pleksitas konstruksi dan interpretasi makna.


                   B.  PERSPEKTIF TEORI MEDIA DAN STRUK TU­
                       RALISME

                   Strukturalisme muncul pada awal tahun 1900-an sebagai pende-
                   katan revolusioner untuk memahami dunia melalui sudut pandang
                   struktur dan sistem yang mendasarinya. Strukturalisme adalah ilmu
                   yang berupaya memahami budaya, perilaku, dan pemikiran manusia
                   dengan menganalisis struktur-struktur mendasar yang membentuknya.
                   Dengan meneliti elemen-elemen ini, strukturalisme bertujuan untuk
                   mengungkap struktur dasar yang membentuk pengalaman manusia dan

                   norma-norma masyarakat. Struktur-struktur ini tidak lang sung terlihat,
                   tetapi disimpulkan dari pola dan hubungan  dalam suatu  sistem.
                   Bahasa, sebagai fenomena manusia universal, berfungsi sebagai model
                   yang sempurna untuk pendekatan ini karena bahasa merupakan sistem
                   konkret yang dapat kita pelajari dan cara mendasar manusia mengatur
                   makna.
                       Salah satu prinsip dasar strukturalisme adalah pernyataan bahwa
                   semua organisasi manusia ditentukan oleh struktur sosial atau psiko-
                   logis yang luas yang beroperasi secara independen dari keinginan atau
                   niat individu. Perspektif ini menantang gagasan tentang agensi pribadi,
                   yang menunjukkan bahwa pikiran, perilaku, dan praktik budaya dipe-
                   ngaruhi oleh sistem yang lebih luas yang mengatur interaksi manusia
                   dan tatanan sosial. Akibatnya, memahami perilaku manusia memer-
                   lukan pemeriksaan terhadap struktur menyeluruh yang membentuk
                   realitas seseorang.

                       Makna, menurut pemikiran strukturalis, hanya dapat dipahami
                   sepenuhnya dalam kerangka struktur sistematis material ini. Hal ini
                   menyiratkan bahwa konteks dan hubungan di antara elemen dalam


                                                           Bab 1 Teori Strukturalisme   3
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20