Page 27 - Akidah Akhlak Kelas IX
P. 27

Artinya:
                      Sesungguhnya kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya dan sesungguhnya Allah
                      akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur. (QS. Al-Ḥajj [22]: 7)
                                                                                                َ
                                                                   َ
                       َ  ْ  َّ  َ  ْ  َ ٌ  َ  ٰ َ  َ َ  َّ  َّ  َ  ّ َ  ْ  َّ  َ ُ ْ َ َ َ  َ  ْ  َ ْ  َ  ٰ ٰ َّ  َ ْ َ  َ َ
                      حفصلا حفصاف ةيتال ةعاسلا ن ِ او ۗقحلاب الا ٓامهنيب امو ضرالاو تومسلا انقلخ امو
                              ِ
                                                              ِ
                                                                                    ِ
                                       ِ
                                                           ِ
                                                       ِ
                                                                                                َ  ْ  َ  ْ
                                                                        ﴾٨٥:]١٥[ رجحلا ﴿   ليمجلا
                                                                                                   ِ
                      Artinya:
                      Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, melainkan
                      dengan benar. Sesungguhnya kiamat pasti akan datang. Maka, maafkanlah (mereka) dengan
                      cara yang baik. (QS. Al-Ḥijr [15]: 85)
                          Terlepas manusia meyakini adanya hari kiamat atau tidak, hari kiamat yang dijanjikan
                      Allah Swt. pasti akan terjadi. Kedua ayat tersebut menjelaskan tentang kepastian datangnya
                      hari kiamat.

                             Kilas

                             Bahasa
                                                                          َ
                                                             ً َ ْ  ُ ْ ُ  َ َ
                        Secara bahasa, iman berasal dari bahasa Arab اناميإ - ن ِ مؤي - نمأ (amana-yu’minu-īmānān) yang
                                                                ِ
                        artinya percaya. Secara istilah, iman adalah keyakinan dalam hati dengan membenarkan apa
                        yang dibawa oleh Rasulullah saw. yang mengikrarkan dengan lisan (ucapan) dan mengamalkan
                        melalui perbuatan; keyakinan pada adanya Allah Swt., para malaikat, kitab-kitab suci, para
                        rasul, hari kiamat, serta qada dan qadar.


                          Selain dalam Al-Qur’an, hari kiamat dijelaskan pula dalam hadis. Pada hari kiamat,
                      keimanan orang-orang yang selama di dunia mendustakan Allah Swt. tidak akan berguna lagi.
                      Keimanan mereka sudah terlambat dan Allah Swt. tidak akan memberikan penangguhan.
                      Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadis, yaitu sebagai berikut.
                                         ُ
                       ْ   ْ َ  َ  ْ  ُ  َ  ْ  َ  َ َ ْ  ً  ْ َ  ْ  َ ْ  َ ْ  َ  َ  َّ  َ َ  ْ  َ  َ  ُ  ّٰه  َّ  َ  ّ  َّ  َ َ  َ ْ َ  ُ  َ  ْ  َ
                                                                                                ْ
                      نم تنمآ نكت مل اهناميإ اسفن عفني مل   ملسو  ِ هيلع للا ىلص يبنلا نع ةريره يبأ نع
                        ِ
                                                                                                 ِ
                                             ِ
                                                                                      ِ
                                                                                  ِ
                                                                                 ِ
                                                                               ُ َّ
                                       َ   ْ  َ ْ  ْ  َ  ْ  َ  ْ  َ  ْ  َّ ُ  ْ  ُ  ُ  َ َّ  َ  ُ  َّ َّ َ  َ  ُ  ْ  َ
                           )يذمرتلا هاور( اهبرغم نم وأ برغملا نم سمشلا عولطو ةبادلاو لاجدلا ةيآلا  لبق
                                                ِ
                                                              ِ
                                                                 ِ
                                                     ِ
                                         ِ ِ
                                                       ِ
                      Artinya:
                      Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda,“Ada tiga hal yang apabila telah muncul maka
                      keimanan seseorang tidak lagi berguna baginya jika sebelumnya dia tidak beriman, atau tidak
                      beramal kebajikan selama beriman, yaitu terbitnya matahari dari arah barat, Dajal, dan
                      hewan melata.” (HR. Tirmizi)
                                                                      Bab I Iman kepada Hari Kiamat  7 7
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32