Page 30 - Akidah Akhlak Kelas IX
P. 30

bahwa setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami kematian sebagaimana dalam
                   ayat berikut.
                                                            ُ
                    َ  ْ  ُ  َ  َّ  َ َ  ْ ُ  َ  َ ٰ  ْ  َ ْ َ ْ َ ْ ُ  ُ  َ َّ ُ َ َّ  َ  ْ  ُ َ َ  ْ َ  ُّ ُ
                                                                     ْ َ
                                           ْ َ
                                                ةميقلا موي مكروجا نوفوت امن ِ او توملا ةقٕىاذ سفن لك
                   ل ِ خداو رانلا نع حزحز نمف ِۗ   ِ                          ِۗ  ْ َ   ِ ۤ  ٍ
                                      ِ
                           ِ
                                ِ
                                               ٰ          ُ  ْ  ُ َ َ  َّ  ْ ُّ  ُ  َ  ْ  َ َ ْ َ َ َ َّ َ  ْ
                                                                              ٰ
                                                                       َ
                                                                                   َ َ
                                                        ْ ُ

                           ﴾١٨٥:]٣[ نارمع لا ﴿   رورغلا عاتم الا ٓايندلا ةويحلا امو ۗزاف دقف ةنجلا
                                                                    ِ
                                                      ِ
                   Artinya:
                   Setiap  yang bernyawa  akan merasakan  mati.  Hanya pada hari Kiamat  sajalah diberikan
                   dengan sempurna balasanmu. Siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam
                   surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang
                   memperdaya. (QS. Āli 'Imrān [3]: 185)
                       Adapun kiamat kubra adalah hancurnya alam semesta beserta segala isinya. Kiamat
                   besar ditandai dengan rusaknya alam semesta karena guncangan yang begitu dahsyat.
                   Guncangan pada hari kiamat melebihi dahsyatnya bencana gempa bumi. Pada hari kiamat,
                   segala isi perut bumi akan dikeluarkan. Hal ini dijelaskan dalam salah satu ayat Al-Qur’an,
                   yaitu sebagai berikut.
                                                 َ  َ ْ  َ  َ ْ      َ       َ ْ       َ ْ  َ ْ
                                                َ      ُ  ْ     َ  َ  ْ  َ  َ  َ    ُ  ْ       ُ َ
                     ﴾٢–١:]99[ ةلزلزلا ﴿   ۙاهلاقثا ضرالا تجرخاو   ۙاهلازلز ضرالا تلزلز اذا        ِ
                                                                                           ِ
                                                              ِ
                                                                                ِ
                                                                                             ِ
                   Artinya:
                   (1) Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, (2) bumi mengeluarkan isi
                   perutnya, (QS. Az-Zalzalah [99]: 1–2)

                   1.  Tanda-Tanda Kiamat Sugra

                   Tanda-tanda kiamat sugra, yaitu sebagai berikut.
                   a.  Semakin banyaknya kemaksiatan dan pelaku maksiat yang tidak memiliki malu lagi
                       dalam melakukan kemaksiatan.
                   b.  Berlomba-lomba membangun gedung-gedung tinggi dan bermewah-mewah dalam
                       membangun masjid, tetapi jemaahnya sedikit.
                   c.  Perempuan lebih banyak dari laki-laki. Kemudian, laki-laki menyerupai wanita dan
                       wanita menyerupai laki-laki, baik dari pakaian maupun tingkah lakunya.
                   d.  Ilmu agama sudah diabaikan dan semakin sedikit yang mengamalkan syariat agama.
                   e.  Banyak terjadinya bencana alam, seperti gempa bumi.
                   f.   Munculnya pemimpin-pemimpin yang zalim dan hilangnya pemimpin-pemimpin amanah.
                   g.  Semakin banyak yang orang yang mengutamakan kehidupan dunia, seperti bermewah-
                       mewahan, tetapi enggan bersedekah.
                   h.  Menggunakan teknologi dengan zalim, seperti menggunakannya untuk kepentingan
                       maksiat.





                     10      Akidah Akhlak MTs Kelas IX
                     10
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35