Page 36 - PENGANTAR PEMAHAMAN KONSEPSI DASAR SEKITAR HAKI
P. 36

70                             Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar …



                  katnya,  tanpa  peneguhan  itupun  hak  tetap  ada.  Namun kalau
                  diperlukan,  permintaan  untuk itu harus diajukan kepada
                  negara.  Negara  memberikan  pengakuan  dan  peneguhan  hak
                  bila permintaan  tersebut  memenuhi persyaratan  sebagaimana

                  diatur dalam peraturan perundangannya. Namun begitu sekali
                  lagi patut disimak,  bahwa dalam soal  sikap, bentuk dan cara
                  pemberian hak dan perlindungan praktek negara­negara acap­
                  kali tidak selalu sama. Diantara yang berbeda, ada negara yang
                  hanya mensyaratkan pemberitahuan (notifikasi), ada juga yang
                  menambahi nya dengan kewajiban menyerahkan  karya  cipta
                  dan penjelasan ikhwal riwayat kelahiran karya cipta. Tujuannya
                  untuk keperluan pembuktian, bila pemilik yang merasa berhak
                  bersengketa.

                      Diluar soal kelahiran hak dalam soal karya cipta tadi, dalam
                  pengelolaan  sistem  HAKI pada  umumnya negara  menentukan
                  apa saja lingkup karya intelektual yang boleh dimintakan perlin­
                  dungan, batasan dan pengecualiannya, kapan mesti dimintakan,
                  jangka  waktu  hak,  cara  pemanfaatan,  cara  mempertahankan,
                  pengakhiran atau pembatalan berikut tatacaranya. Apa saja syarat
                  untuk permintaan atau mendapatkan peneguhan hak atas karya
                  intelektual, masing­masing diatur dalam setiap undang­undang
                  yang mengatur jenis­jenis HAKI. Namun demikian seperti telah
                  disinggung terdahulu, dibalik perbedaan ragam yang lazimnya
                  lahir karena  kebutuhan  dan  kepentingan  yang  berbeda,  pada
                  dasarnya  adanya  batasan dan  persyaratan  tersebut  universal
                  sifatnya.

                      Berbagai  perjanjian internasional di bidang  HAKI ataupun
                  jenis­jenis  HAKI, apapun  namanya:   Treaty,  Convention,  Agre­
                  ement, ataukah Protocol,  semuanya mengenal dan memberi
                  patokan  tentang  persyaratan  dan  batasan  tadi.  Tetapi karena
                  lebih sebagai acuan,  yang diatur  memang pokok­pokok yang
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41