Page 34 - PENGANTAR PEMAHAMAN KONSEPSI DASAR SEKITAR HAKI
P. 34
68 Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar …
latan konsepsi HAKI, seperti ketika naskah pertama Konvensi
92
Paris bagi perlindungan “industrial property” pertama kali dise
93
pakati 1883, dan naskah Konvensi Bern bagi perlindungan Hak
Cipta dan karyakarya yang terkait dengannya disepakati tahun
1886, tampaknya juga sekedar mengklarifikasi perbedaan tadi.
Berbeda dari semua hak atas kekayaan intelektual yang kela
hirannya berbasisatau akarnya berasal atau berada dalam
rumpun keteknikan dan teknologi, terhadap hak atas karya
karya intelektual yang termasuk dalam lingkup “literary and
artistic creations”, hak tersebut dianggap telah dimiliki pencipta
saat lahirnya karya cipta yang bersangkutan. Copyright arises
automatically at the moment an author, or one acting with his
or her authority, fixes a work in a tangible medium of expression,
begitu tulis Chisum dan Jacobs . Hak yang diberikan negara
94
lebih bersifat formal, atas permintaan atau ada pula yang sekedar
pemberitahuan dan sejauh memenuhi persyaratan tertentu,
se bagai peneguhan. Hak Cipta dianggap sebagai telah ada sejak
ide selesai dituangkan atau diwujudkan, dan dihadirkan dalam
bentuk kongkrit atau nyata dan final. Saat sebuah karya cipta
dihadirkan atau diwujudkan dalam bentuk yang nyata, yang
dapat diraba, dilihat atau didengar.
Tingkat capaian dan kemampuan pemanfaatan teknologi
serta perkembangan ilmu pengetahuan waktu itu pula yang
tampaknya membedakan, betapa ekspresi atau perwujudan karya
cipta khususnya karyakarya tulis dan seni sesungguhnya telah
dihadirkan pada waktu dan dengan cara yang lebih cepat diban
ding karyakarya yang berbasis teknologi. Kebutuhan kecepatan
untuk memberi perlindungan hukum, tampaknya mendasari
lahirnya paham tersebut. Disamping itu juga perlu disimak,
92 World Intellectual Property Organization, op cit 21
93 World Intellectual Property Organization, op cit 26
94 Chisum, Donald S and.Jacobs, Michael A, op cit no 3

