Page 30 - PENGANTAR PEMAHAMAN KONSEPSI DASAR SEKITAR HAKI
P. 30

6                             Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar …



                      Gambaran  tentang  ruwetnya  peristilahan  sebagai  diatas

                  sekali lagi juga menunjukkan adanya masalah, tetapi tidak ter ­
                  sedia jawabannya.  Upaya  yang mungkin dimaksudkan untuk
                  memberi  identifikasi  HAKI  sebagai  salah  satu  bidang  hukum,

                  secara konseptual terganjal sendiri oleh makna kata “property”
                  yang  dianggap sudah mangandung  arti  “legal  rights”. Dalam
                  persoalan ini, baik untuk disimak sebuah klarifikasi yang dikemu­
                  kakan oleh Phillips dan Firth ketika berusaha menjawab apa yang
                  dimaksud dengan Intellectual Property law:

                      “The intelligent,  logical  reader  may regard this question as
                      superfluous  once  the  phrase  ‘intellectual property’  has  been
                      defined in legal terms, for he will conclude that intellectual
                      property law is the aggregate of rights and duties which per-
                      tain  to the control  of  intellectual  property.  This  assumption
                      would be incorrect, because the demands of practical reality
                                                            9
                      have supplanted the strict rules of logic”.
                      Sekarang, sebelum berlanjut, ada baiknya disimak berbagai
                  istilah dalam bahasa Indonesia yang digunakan. Tulisan ini meng­
                  gunakan istilah Hak Atas Kekayaan Intelektual, disingkat HAKI.
                  Disamping  itu, pernah  ada istilah Hak Milik  Intelektual.  Istilah
                  Hak Milik Intelektual atau yang kadang disingkat HMI digunakan
                  secara luas hingga pertengahan dasawarsa 1980­an, yaitu masa
                  ketika di awal pembangunan  sistem  di bidang  ini mulai digu­
                  nakan HAKI sebagai padanan istilah asing Intellectual Property
                  Rights.

                      Istilah tersebut kemudian digunakan dalam berbagai Undang­
                  undang yang  mengatur  jenis­jenis HAKI  berikut peraturan

                  pelak sanaannya.yang  disahkan  dalam kurun  waktu  akhir  dasa­
                  warsa 1980­an hingga akhir 1990­an. Dalam perkembangannya,
                  sejak tahun  2000, dengan menggunakan  kekuatan  Keputusan


                  9   Pillips. Jeremy, and Firth. Alison, op.cit. no 5, h. 4.
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35