Page 28 - PENGANTAR PEMAHAMAN KONSEPSI DASAR SEKITAR HAKI
P. 28
4 Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Sekitar …
istilah yang digunakan dalam penamaannya. Pemberian definisi
dengan merangkum dan dapat menggambarkan kebulatan dan
kejelasan antara pengertian, unsur-unsur penting, dan istilah yang
mendukungnya dengan begitu bukan saja mampu menyuguhkan
esensi HAKI, tetapi juga menghindarkan pemahamannya dari
problema sebagaimana pernah ditemui dalam peristilahan IPR,
IP atau IP Law.
B. PERISTILAHAN
Sedari awal, istilah IPR sendiri tampaknya telah dilibat dua macam
persoalan. Pertama, kehadiran kata “Rights”, dan kedua, adanya
istilah “Intellectual Property law” yang akhirnya juga memerlukan
klarifikasi. Beberapa ahli berpandangan, kehadiran kata “Rights”
dalam Intellectual Property Rights dianggap berlebihan. Sebab,
seperti dijelaskan Phillips dan Firth, kata “property” yang berasal
dari bahasa latin “proprius” sudah berarti “kepemilikan sesuatu”,
dan karenanya:
“If we bear this in mind, we can take the expression ‘ intellec-
tual property’ to mean the legal rights which may be asserted
in respect of the product of the human intellect, ….etc.”.
5
Dalam soal peristilahan ini, penjelasan Sherwood tampaknya
lebih mampu memberi gambaran mengenai problema tadi.
“The term ‘intellectual property’ contains both the concept of
private creativity and the concept of public protection for the
result of that creativity. Said another way, invention and cre-
ative expression plus protection equals ‘intellectual property’.
Property, of course, is a relative concept in virtually all legal
systems.
5 Phllips. .Jeremy and Firth. Alison, 1990, Introduction to Intellectual Property Law,
Butterwoths, London, Dublin, Edinburgh, h. 3.

