Page 34 - Fikih MTs Kelas IX
P. 34

Menurut  ajaran  Islam  daging  kurban  sebaiknya  dibagi  menjadi  tiga  bagian,  yaitu
                      sepertiga untuk sahibul kurban dan keluarganya, sepertiga untuk fakir miskin, dan sepertiga
                      untuk tetangga dan kerabat. Dalam kondisi khusus jika terdapat banyak fakir miskin di sekitar,
                      sahibul kurban disarankan untuk mengutamakan pembagian kepada mereka meskipun hal
                      ini  mungkin  dapat  mengurangi  porsi  yang  dimakan  oleh  keluarga  sendiri.  Meskipun  tidak
                      ada batasan yang sangat ketat, pembagian ini dianjurkan agar manfaat daging kurban bisa
                      dirasakan oleh lebih banyak orang.
                                                                   Sumber:  https://bit.ly/3ZBYs4z, dengan pengubahan



                     C.    Ketentuan Akikah



                   Melaksanakan akikah hukumnya sunah, sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah saw.
                   Akikah dilaksanakan sebagai wujud syukur karena kelahiran anggota baru dalam keluarga.
                   Akikah juga sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt.

                   1.  Pengertian Akikah
                   Secara bahasa, akikah berasal dari bahasa Arab yaitu kata ‘aqqu yang berarti memecah atau
                   memotong. Defisini ini merujuk kepada peristiwa memotong rambut bayi yang baru lahir.
                   Adapun secara istilah akikah adalah wujud syukur kepada Allah Swt. atas hadirnya anggota
                   baru di keluarga dengan menyembelih hewan berupa kambing. Kegiatan akikah biasanya
                   diikuti dengan mencukur rambut bayi dan pemberian nama pada hari ketujuh.

                   2.  Hukum Akikah

                   Hukum akikah adalah sunah muakad atau sangat dianjurkan. Hukum akikah sangat
                   dianjurkan sebagai cara menunjukkan rasa syukur kepada Allah Swt. atas nikmat kelahiran
                   anak. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. dalam sebuah hadis sebagai berikut.
                    َ ْ َ ُ ْ َ ُ َ  ْ  ُ  َ  َ ٌ َ  َ  ْ  ُ  َ ُ ُّ ُ َ  َ  َ  َّ  َ َ  ْ  َ  َ  ُ  ّٰه  َّ  َ  ّ  َّ  َ َ  َ ُ َ ْ  َ
                   موي هنع حبذت  ِ هتقيقعب نهترم مالغ لك لاق ملسو  ِ هيلع للا ىلص يبنلا نع ةرمس نع
                                                ٍ
                                  ِ
                                      ِ ِ
                                                                                       ِ
                                                                                   ِ
                                                                                  ِ
                                                                                    ْ
                                                                                         َ ُ
                                                                              ُ
                                                                                        ُ ْ
                                                                            َّ َ َ ُ ُ َ
                                                                                                 َّ
                                                                                            َ
                                                          )هجام نبا هاور(ىمسيو هسأر قلحيو عباسلا
                                                                                              ِ ِ
                   Artinya:
                   Dari Samurah dari Nabi saw., beliau bersabda, “Setiap anak tertahan dengan akikahnya,
                   disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dicukur rambutnya dan
                   diberi nama.” (HR. Ibnu Majah)
                   3.  Waktu Pelaksanaan Akikah
                   Akikah sebaiknya dilaksanakan pada hari ketujuh setelah bayi lahir ke dunia. Apabila
                   pada hari ketujuh belum terlaksana akikah, maka dapat dilakukan pada hari ke-14 atau 21.


                     14      Fikih MTs Kelas IX
                     14
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39