Page 22 - Seni Rupa Kelas VI
P. 22
1. Prinsip Kesatuan
Prinsip kesatuan (unity) merupakan perpaduan antara unsur seni rupa yang
satu dengan yang lainnya sehingga unsur-unsur tersebut saling berhubu-
ngan satu sama lain. Perbedaan unsur yang saling mengisi dan meleng-
kapi tersebut akan menimbulkan wujud karya seni rupa yang memiliki nilai
keindahan (estetis). Kesatuan dalam seni rupa dapat diciptakan dengan
melakukan beberapa pendekatan, seperti kesamaan unsur, kemiripan un-
sur, keselarasan unsur, serta keterikatan dan keterkaitan semua unsur.
Sumber: https://bit.ly/3Q3Zwrz
Gambar 1.11 Prinsip kesatuan diper-
lukan dalam membuat karya seni rupa 2. Prinsip Keseimbangan
yang memiliki nilai keindahan Prinsip keseimbangan (balance) merupakan penyusunan unsur-unsur seni
rupa yang berbeda atau berlawanan yang diatur sedemikian rupa sehingga
memiliki keterpaduan dan saling mengisi atau menyeimbangkan. Prinsip
keseimbangan ini berarti apabila kita melihat objek suatu karya seni maka
seolah-olah antara kiri dan kanan, atau atas dan bawah memiliki berat yang
sama. Sebuah karya seni rupa yang tidak seimbang bisa membuat orang
yang melihatnya menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, keseimbangan
merupakan salah satu prinsip dalam seni rupa yang harus diperhatikan.
Prinsip keseimbangan pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi
empat, yaitu keseimbangan simetris (formal), keseimbangan asimetris
(informal), keseimbangan sentral (radial), dan keseimbangan kontras.
a. Keseimbangan simetris (formal), yaitu keseimbangan yang diperlihat-
kan melalui unsur yang relatif sama dari pusat hingga sisi (kiri dengan
kanan dan/atau atas dengan bawah).
b. Keseimbangan asimetris (informal), yaitu keseimbangan yang susun-
an unsur-unsurnya pada tiap sisi ditempatkan berbeda, namun tetap
memberikan kesan seimbang, baik dengan komposisi vertikal, diago-
nal, horizontal, atau kombinasi. Kesan lainnya adalah adanya gerak be-
bas dan spontan.
c. Keseimbangan sentral (radial), yaitu keseimbangan yang diperlihatkan
melalui unsur yang relatif sama dari pusat hingga keseluruhan tepi
(kiri-kanan atau atas-bawah).
d. Keseimbangan kontras, yaitu keseimbangan yang didapat dengan
menyatukan dua hal yang berbeda, baik bentuk, ukuran, maupun
warnanya untuk menghindari kesan monoton. Akan tetapi, penyatuan
tersebut menyusupkan unsur pengalih agar tidak terlalu kontradiktif.
(a) (b) (c) (d)
Sumber: https://bit.ly/3FsHzxW, https://bit.ly/3M9blMa, https://bit.ly/3FpMwrm, https://bit.ly/3FlMTmU
Gambar 1.12 Contoh penerapan prinsip keseimbangan pada karya seni, antara lain (a) keseimbangan simetris (formal), (b) keseim-
bangan asimetris (informal), (c) keseimbangan sentral (radial), dan (d) keseimbangan kontras
8 Seni Rupa SD/MI Kelas VI