Page 23 - Seni Rupa Kelas VI
P. 23

3.  Prinsip Ritme atau Irama

                  Prinsip ritme (rhythm) disebut juga prinsip irama. Prinsip ritme merupakan
                  kesan gerak yang timbul dari penyusunan atau perpaduan unsur-unsur seni
                  rupa dalam sebuah komposisi.  Kesan gerak dalam irama ini dapat bersifat
                  harmoni, kontras, pengulangan (repetisi), atau variasi. Jadi, prinsip ritme
                  atau irama dalam seni rupa dapat diciptakan dari adanya pengulangan
                  unsur yang dilakukan secara teratur. Prinsip ritme dapat diterapkan dalam   Sumber: https://bit.ly/45EEiGL
                  karya seni rupa yang dilakukan melalui pengaturan terhadap unsur garis,   Gambar 1.13 Contoh penerapan prin-
                  bentuk, gelap terang, tekstur, dan warna secara berulang-ulang.        sip ritme atau irama pada karya seni

                  4.  Prinsip Penekanan
                  Prinsip penekanan adalah prinsip seni rupa yang menjadi sebagai point
                  of interest dalam suatu karya seni rupa. Prinsip penekanan disebut juga
                  dengan prinsip dominasi, yaitu cara menampilkan suatu objek agar
                  terlihat lebih dominan (menonjol) dan berbeda dari objek di sekitarnya.
                  Prinsip penekanan ini dapat berupa objek garis, bentuk, warna, posisi, atau
                  ukuran. Penekanan tersebut menciptakan sebuah karya seni rupa yang
                  tidak monoton sehingga membuat menarik perhatikan penonton untuk
                  melihat karya tersebut hanya dalam sekejap.

                  5.  Prinsip Proporsi
                                                                                         Sumber: https://bit.ly/400naK6
                  Prinsip proporsi (proportion) merupakan prinsip seni rupa yang mengacu   Gambar 1.14 Contoh penerapan prin-
                  pada  kesebandingan  unsur  seni  rupa  yang  satu  dengan  unsur  lainnya.   sip penekanan pada karya seni
                  Proporsi ialah perbandingan antara bagian-bagian yang satu dan lainnya
                  dengan pertimbangan, seperti besar-kecil, luas-sempit, panjang-pendek,
                  jauh-dekat, dan yang lainnya. Dalam seni rupa, perbandingan ini memper-
                  timbangkan seperti bidang gambar dengan obyeknya. Misalnya, berdasar-
                  kan kondisi riil, botol lebih tinggi dari pada gelas atau piring lebih lebar
                  dari pada mangkok. Proporsi juga digunakan untuk membedakan obyek
                  utama (tokoh), pendukung (figuran), dan latar.















                  Sumber: https://bit.ly/46WCav6, https://bit.ly/3S65uei
                  Gambar 1.15 Contoh penerapan prinsip proporsi pada karya seni

                  6.  Prinsip Keselarasan
                  Prinsip keselarasan disebut juga prinsip harmoni atau keserasian. Prinsip
                  keselarasan adalah prinsip yang digunakan untuk menyatukan unsur-
                  unsur  yang ada  dalam  seni rupa  agar  menciptakan  perpaduan  yang   Sumber: https://bit.ly/3Fuvk3X
                  selaras. Keselarasan dapat diperoleh dari pengaturan warna, pencahayaan,   Gambar 1.16 Contoh penerapan prin-
                  dan penataan bentuk.                                                   sip keselarasan pada karya seni




                                                                            Bab I Unsur dan Prinsip Dasar Seni Rupa  9 9
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28