Page 27 - Seni Rupa Kelas VI
P. 27
2. Peralihan (Transisi)
Peralihan atau transisi merupakan penataan bentuk yang serupa dengan
perubahan-perubahan jarak antarbentuk satu dengan bentuk lainnya.
Menggambar ritme melalui pola transisi ini dapat dilakukan dengan cara
menambah sedikit demi sedikit jarak tiap bentuk. Selain menggunakan
jarak antarbentuk, menggambar dengan cara ini dapat dilakukan dengan
memperkecil atau memperbesar benda sedikit demi sedikit. Berikut
contoh menggambar prinsip ritme dengan cara peralihan (transisi).
Sumber: https://bit.ly/4745UpJ, https://bit.ly/45LvnTJ, https://bit.ly/497OEBI
Gambar 1.22 Beberapa contoh menggambar prinsip ritme dengan cara peralihan (transisi)
3. Pertentangan (Oposisi)
Pertentangan atau oposisi merupakan penataan bentuk dengan cara
melakukan pembedaan pada bentuk yang digunakan, seperti besar
dengan kecil, tinggi dengan rendah, panjang dengan pendek, atas dengan
bawah, dan sebagainya. Berikut contoh menggambar prinsip ritme dengan
cara peralihan (transisi).
Sumber: https://bit.ly/499Gs3T, https://bit.ly/3QvxYga
Gambar 1.23 Beberapa contoh menggambar prin sip ritme dengan cara pertentangan (opo-
sisi)
Menggambar dengan prinsip ritme sangat bermanfaat dalam kehidup-
an. Jika kalian mampu menggambar dengan prinsip ritme maka kalian
dapat menerapkannya untuk menghias benda. Benda yang dihias dengan
prinsip ritme akan terlihat lebih estetis (indah) dan menarik. Selain itu,
benda yang telah dihas dengan prinsip ritme akan memiliki nilai jual
yang tinggi (mahal). Jadi, menguasai keterampilan menggambar dengan
prinsip ritme sangat bermanfaat, antara lain untuk memperindah benda Sumber: https://bit.ly/3ScGq5u
yang tadinya kurang menarik menjadi lebih indah dan menarik sehingga Gambar 1.24 Hasil karya seni meng-
memiliki harga jual yang lebih mahal. gambar dengan prinsip ritme memi-
liki harga jual tinggi
13
Bab I Unsur dan Prinsip Dasar Seni Rupa 13