Page 41 - e modul sistem pengapian.zip
P. 41
pengapian. Thyristor ini merupakan komponen semikonduktor yang akan bekerja
(ON) oleh adanya pulsa tegangan pada kaki gate-nya. Pada saat distributor berputar,
pulsa tegangan dihasilkan oleh pick up coil. Pulsa ini dikuatkan oleh amplifier untuk
kemudian meng-ON-kan thyristor. Pada saat ON inilah kapasitor mengeluarkan
energinya ke kumparan primer koil. Kemudian thyristor kembali OFF dan kapasitor
terisi kembali.
g. Koil. Koil pengapian dalam hal ini berfungsi sebagai transformator yang menghasilkan
tegangan tinggi untuk disalurkan ke busi.
Metode pembuangan muatan kapasitor untuk menghasilkan tegangan tinggi sehingga
terjadi percikan api pada busi dapat dicapai dengan menyimpan energi listrik dalam sebuah
kapasitor. Apabila saat pengapian sudah tepat dan api siap untuk dipercikan, thyristor power akan
aktif dan membentuk suatu rangkaian tertutup antara kapasitor dan kumparan primer koil.
Kapasitor dengan cepat akan melepaskan energinya melalui kumparan primer koil. Aliran arus
yang sangat cepat dalam kumparan primer ini akan menyebabkan terjadinya tegangan yang sangat
tinggi pada kumparan sekunder dan tegangan tinggi ini akan disalurkan ke busi untuk
menghasilkan loncatan bunga api di antara elektroda busi (Heisler, 1995 : 454). Berikut ini
adalah gambar salah satu model sistem pengapian CDI yang masih menggunakan kontak
pemutus.
A B
E
D
C
Gambar 3.14. Pengapian CDI dengan kontak point
Bagian A dalam kotak putus-putus merupakan bagian DC to DC converter yang berfungsi
38