Page 42 - e modul sistem pengapian.zip
P. 42

untuk mengubah arus DC menjadi AC kemudian dinaikan tegangannya dan kemudian disearahkan

                 kembali menjadi DC. Bagian B adalah kapasitor utama, bagian C adalah sistem penghasil pulsa

                 atau arus pemicu kerja thyristor, bagian D adalah thyristor, dan bagian E adalah koil pengapian.
                 Secara singkat kerja dari rangkaian tersebut adalah sebagai berikut. Pada saat kunci kontak ON

                 arus mengalir ke rangkaian A, dan akibat kerja rangkaian multivibrator yang dibentuk oleh kedua
                 transistor yang ON dan OFF secara bergantian dan cepat,  maka  arus  listrik  dengan  cepat  dan

                 bergantian  mengalir  ke  transistor  kiri dan kanan sehingga arus juga mengalir secara bergantian

                 dengan cepat melalui kumparan di atas dan di bawah terminal 0 pada transformator.
                         Hal ini menyebabkan pada kumparan akan timbul medan magnet dengan arah kutub yang

                 berubah-ubah  pula.  Efek  ini  akan  menghasilkan  tegangan  induksi  pada  kumparan  sekunder
                 dengan  tegangan  yang  jauh  lebih  besar  dibanding  tegangan  pada  kumparan  primer  karena

                 jumlah  kumparan  sekunder  lebih  banyak.  Tegangan  yang  dihasilkan  adalah  tegangan  AC  dan
                 kemudian disearahkan oleh dioda sistem jembatan.

                         Output  dari  dioda  berupa  tegangan  DC  yang  kemudian  dialirkan  untuk  mengisi

                 kapasitor. Sementara itu, apabila kontak pemutus dalam keadaan tertutup,  arus  dari  baterai
                 akan  mengalir ke kunci kontak diode R 47 kontak pemutus massa. Pada kondisi ini tidak ada

                 sinyal  atau  arus  yang  menuju  thyristor  sehingga  kapasitor  belum  mengeluarkan  muatannya.
                 Pada saat kontak pemutus terbuka, arus dar R 47 mengalir dioda Î kapasitor 47 nF Î kaki gate

                 thyristor.

                         Arus ini akan menyebabkan thyristor aktif sehingga kaki anoda dan katodanya terhubung
                 dan membentuk rangkaian tertutup antara kapasitor utama, thyristor, kumparan primer koil, dan

                 kaki  negatif  kapasitor  utama.  Akibat  adanya  rangkaian  tertutup  ini  maka  kapasitor  akan
                 mengeluarkan  muatannya  (discharge)  dengan  sangat  cepat  melalui  kumparan  primer  koil  yang

                 dengan  cepat  pula  menyebabkan  terjadinya  medan  magnet  pada  koil  sehingga  terjadi  tegangan

                 induksi pada kumparan sekunder koil.
                         Apabila kontak pemutus kembali tertutup, arus akan mengalir  ke  massa lagi dan tidak ada

                 arus yang  masuk ke kaki  gate  sehingga  menyebabkan thyristor  OFF sehingga terjadi rangkaian
                 terbuka pada kapasitor. Pada saat ini pengisian kapasitor kembali terjadi dengan cepat dan sampai

                 kembali  kontak  pemutus  terbuka  muatan  kapasitor  kembali  dibuang  dengan  cepat  ke  koil.
                 Kejadian ini terjadi terus menerus selama sistem pengapian dan engine bekerja.

                         Model lain rangkaian CDI dengan pemicu model induktif nampak seperti gambar di atas.

                 Secara garis besar rangkaian tersebut juga tetap terdiri dari lima blok yaitu DC to DC converter



                                                                39
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47