Page 156 - Master BW_Pengantar Akuntansi untuk Perusahaan Jasa dan Dagang_ok (fix)
P. 156
saham, dan manajemen UMKM sendiri. Informasi keuangan terkait
dengan aktivitas ekonomi dalam suatu perusahaan tidak sekadar
dicatat dalam satu siklus akuntansi, melainkan juga diolah sedemikian
rupa sehingga dapat memberikan informasi yang signifikan dalam
pengambilan keputusan (Kieso et al., 2015). Demikian halnya dengan
UMKM, diharapkan mampu menghasilkan informasi keuangan yang
andal, sehingga para pengguna informasi tersebut dapat mengambil
keputusan yang tepat. Misalnya bank sebagai debitur dapat
menggunakan laporan keuangan pelaku UMKM untuk menentukan
keputusan pemberian kredit. Selanjutnya pemerintah menggunakan
laporan keuangan sebagai dasar pengenaan pajak atas UMKM.
Dengan demikian, kualitas dari laporan keuangan UMKM sangatlah
diperlukan.
13.2 Tujuan Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah output dari hasil akhir proses akuntansi,
yang selanjutnya laporan inilah yang menjadi bahan informasi bagi
pengguna utnuk mengambil keputusan (Hasan & Gusnardi, 2018).
Tujuan laporan keuangan yang tencantum dala SAK EMKM adalah
untuk menyediakan informasi posisi keuangan dan kinerja keuangan
suatu entitas yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam
pengambilan keputusan ekonmi oleh siapapun yang tidak dala posisi
dapat meminta laporamn keuangan khsus untuk memenuhi kebutuhan
informasi tersebut. Secara sederhana, laporan keuangan para pelaku
UMKM diharapkan mampu memberikan informasi yang relevan bagi
penggunanya, sehingga informasi tersebut dapat dijadikan acuan dalam
mengambil keputusan, misalnya memberikan kredit, memungut pajak,
berinvestasi, dan lain-lain.
145

