Page 23 - E-Modul Pewarisan Sifat
P. 23
aa x aa
aa: 100 % Ankon
aa x AA
Aa: 100 % normal
aa x Aa
Aa, aa : 50 % normal : 50 % Ankon
3. Perkawinan Resiprok
Perkawinan resiprok (perkawinan kebalikan) ialah perkawinan yang meru-
pakan kebalikan dari perkawinan yang semula dilakukan. Sebagai contoh dapat
digunakan percobaan Mendel pada tanaman.
Sebagai contoh dapat digunakan percobaan Mendel pada tanaman ercis.
H : gen untuk buah polong berwarna hijau
H : gen untuk bua polong bewarna kuning.
Mula-mula dikawinkan tanaman ercis berbuah polong hijau dengan yang ber-
buah polong kuning. Semua tanaman F1 berbuah polong hijau. Keturunan F2 memisah
dengan perbandingan fenotipe 3 hijau : 1 kuning. Pada perkawinan resiproknya
digunakan serbuk sari yang berasal dari tanaman berbuah polong kuning dan diberikan
kepada bunga dari tanaman berbuah polong hijau. Agar Anda lebih memahaminya
coba perhatikan diagram perkawinan resiprok pada Gambar 3.
P : ♂ hh x ♀ HH P : ♂ HH x ♀ hh
kuning hijau hijau kuning
F1 : Hh F1 : Hh
(Hijau) (Hijau)
Gamet : ♂ H, h ♀ H, h Gamet : ♂ H, h ♀ H, h
F2 : F2 :
HH = hijau HH = hijau
Hh = hijau Hh = hijau
Hh = hijau Hh = hijau
hh = kuning hh = kuning
Gambar 3. Diagram Persilangan Resiprok
4. Backcross (Perkawinan Balik)
Backcloss adalah menyilangkan individu hasil hibrid (F 1) dengan salah satu
induk (P), dengan syarat P memiliki genotipe homozigot: satu homozigot dominan dan
satu homozigot resesif.
E-Module Pewarisan Sifat 13