Page 42 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 42

Lycopodium cernuum

                                                                Memiliki akar udara, tegak, tinggi 70 – 100
                                                                cm,  silinder,  diameter  1,5  –  2,5  cm

                                                                dibagian tengah, gandul, percabangan.
                                                                 dichotomous  dengan  percabangan  lateral

                                                                dengan  jumlah  yang  sangat  banyak  yang
                                                                dapat  dibedakan;  daun  tersusun  spiral,

                                                                kecil,  subulate  hingga  linear,  panjang  4

                                                                mm, lebar 3 cm, lurus atau sedikit involute,
                                                                tipis,  midrib  tidak  jelas,  pangkal  bulat,
                Gambar 5.3. Lycopodium cernumm
                                                                deccurent,  sessile,  margin  rata,  apex

                 acuminate; percabangan lateral bergerak ke atas (ascending), bercabang dikotomus dengan
                 cabang – cabang kecil lateral banyak yang dapat dibedakan, gundul; daun dari percabangan

                 lateral dan percabangan kecil tersusn spiral, padat, sedikit tertekuk ke atas, subulate hingga
                 linier,  hingga  3-5  mm,  lebar  0,4  mm,  tipis,  bagian  longitudinal  berkerut  di  permukaan,

                 gundul, midrib tidak jelas, pangkal decurrent, sessile, margin rata, apex acuminate, strobilus
                 soliter.

                 Ekologi : teresterial, ditempat tertutp, ditemukan di ketinggian 1.400 mdpl.

                 Spesimen : gunung ungaran, kabupaten semarang, provinsi jawa tengah, 15 maret 2020
                   3.  Famili  Gleicheniaceae

               Rimpang menjalar panjang, tumbuh daun pada umumnya pada interval yang panjang, bagian
               ujung  ditutupi  rambut  kaku  atau  bersisik,  daun  panang,  membentuk  semak  belukar,

               memanjat, rachis utama tersusun opposite, rachis utama tidak bertumbuh, pasangan cabang
               lateral muncul tunas baru, ujung dari bonggol ditutupi oleh rambut atau sisik dan memiliki

               stipule seperti  helaian daun, salah satu cabang rachis utama  bercabang atau kedua  cabang

               rachis  utama  bercabang,  pinna  tersusun  pinnate, pinna  dan  pasangan  percabangan  terhenti
               pada bonggol, pasangan percabangan bercabang beberapa kali, pasangan percabangan hingga

               percabangan berdaun, atau percabangan dari pasangan cabang dan di terminal cabang juga

               berdaun; pinna (percabangan akhir daun) lobed mendekati costa, tidak memiliki percabangan
               sorus; lobe pendek dan bulat atau panjang dan tidak, atau beberapa sporangium agak bebas

               tanpa indusium. Contoh: Gleichenia lineari, Gleichenia hirta, Gleichenia microphylla








                                                                                                       41
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47