Page 37 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 37

3. Kelas Filicinae (Paku sejati)

                                                                 Golongan ini terdiri dari beraneka ragam

                                                                 paku  –  pakuan  yang  luar  biasa
                                                                 banyaknya,  meliputi  kurang  lebih  90%

                                                                 dari jumlah marga yang tergolong dalam
                                                                 filicinae  dan  tersebar  di  seluruh  bumi.

                                                                 Terdapat  di  daerah  tropik,  pakuyang

                                                                 serupa  pohon.  Daun  –  daun  menyirip
                                                                 ganda  sampai  beberapa  kali,  batang

                      Gambar 4.4. Pterium aquilinium             mengeluarkan  banyak  akar,  tetapi  jika
                                    Sumber : Dokumentasi Pribadi   tidak dapat masuk ke dalam tanah akar –

               akar  itu  tidak  bertambah  panjang,  kambium  tidak  ada,  jadi  batang  tidak  mengadakan
               pertumbuhan menebal sekunder . kebanyaka tumbuhan paku berupa herba dengan rimpang

               yang mendatar, dan biasanya jarang bercabang. Pada daun filicinae tulang – tulang daunnya

               bercabang – cabang dengan beberapa pola. Pada kebanyakan filicinae, batang, tangkai daun,
               dan kadang – kadang sebagian daun tertutup oleh suatu lapisan rambut – rambut berbentuk

               sisik yang dinamakan palea. Sporangium terbentuk dalam jumlah yang besar pada sisi bawah
               daun.


               Pada warga suku polypodiacear, sporangium terkumpul menjadi sorus yang bentuknya dapat

               bermacam – macam. Dan sebelum masak sorus itu tertutup oleh suatu selaput yang disebut
               dengan insudium.

               Semua  warga  filices  (leptosporanngiatae)  menghasilkan  isospora.  Dari  spora  itu  tumbuh

               protalium, pada jenis-jenis tertentu protonema telahmenghasilkan anteridium pada cabang –
               cabangnya, dan arkegonium pada cabang – cabang yang terdiri dari beberapa sel. Pembelahan

               sel  –  sel  yang  terus-  menerus  akhirnya  menghasilkan  suatu  protalium  yang  melekat  pada

               substratnya. Pada pembentukan protalium sel pemula di ujung lalu diganti oleh beberapa sel
               pemula,  dan  akhirnya  terjadilah  suatu  badan  yang  bersifat  seperti  talus.  Anteridium  dan

               arkegonium terdapat pada suatu sel protalium.
               Yang termasuk kedalam kelas flicinae:

                    -  Suku Schizaeaceae
                    -  Suku Gleicheniaceae

                    -  Suku Matoniaceae

                    -  Suku loxsomeceae


                                                                                                       36
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42