Page 59 - E-MODUL MONERA Kelas X MIA (M. Wahyu Puji Utama)
P. 59
d) Dinding Sel
Dinding sel bakteri tersusun atas makromolekul peptidoglikan yang
terdiri dari monomer-monomer tetrapeptidaglikan (polisakarida dan
asam amino). Berdasarkan susunan kimia dinding selnya, bakteri
dibedakan atas bakteri gram-positif dan bakteri gram-negatif. Susunan
kimia dinding sel bakteri gram-negatif lebih rumit daripada bakteri
gram-positif. Dinding sel bakteri gram-positif hanya tersusun atas satu
lapis peptidoglikan yang relatif tebal, sedangkan dinding sel bakteri
gram-negatif terdiri atas dua lapisan. Lapisan luar tersusun atas protein
dan polisakarida, lapisan dalamnya tersusun atas peptidoglikan yang
lebih tipis dibanding lapisan peptidoglikan pada bakteri gram-positif.
Dinding sel bakteri berfungsi untuk memberi bentuk sel, memberi
kekuatan, melindungi sel dan menyelenggarakan pertukaran zat antara
sel dengan lingkungannya.
e) Flagel
Flagel merupakan alat gerak bagi bakteri, meskipun tidak semua
gerakan bakteri disebabkan oleh flagel. Flagel berpangkal pada
protoplas, tersusun atas senyawa protein yang disebut flagelin, sedikit
karbohidrat dan pada beberapa bakteri mengandung lipid. Jumlah dan
letak flagel pada berbagai jenis bakteri bervariasi. Jumlahnya bisa satu,
dua, atau lebih, dan letaknya dapat di ujung, sisi, atau pada seluruh
permukaan sel. Jumlah dan letak flagel dijadikan salah satu dasar
penggolongan bakteri.