Page 16 - PADB Katolik IX BS isi.indd
P. 16
B. Beragama sebagai Tanggapan atas Karya Keselamatan
Allah
Sudah sejak dahulu kala hingga sekarang ini di antara pelbagai
bangsa terdapat suatu kesadaran tentang daya kekuatan yang gaib
yang hadir pada perjalanan sejarah dan peristiwa-peristiwa hidup
manusia; bahkan kadang-kadang ada pengakuan terhadap kuasa
Ilahi yang tertinggi ataupun Bapa. Kesadaran dan pengakuan itu
meresapi kehidupan bangsa-bangsa tersebut dengan semangat
religius yang mendalam. Demikian pula dengan nenek moyang kita
sejak dahulu kala, bahkan jauh sebelum agama-agama besar dikenal,
sudah ada upaya untuk mengungkapkan kepercayaan akan Allah
yang menyelamatkan. Ungkapan kepercayaan itu dinyatakan dalam
berbagai bentuk: mitos, upacara, dan sebagainya. Kita mengenalnya
sebagai agama asli. Biasanya agama asli bersifat lokal, artinya hanya
ada di wilayah tertentu. Di Indonesia banyak tersebar agama-agama
asli, sebagian masih dianut oleh suku-suku tertentu, sebagian sudah
terpengaruh oleh agama-agama besar. Agama yang terdapat di seluruh
dunia pada umumnya dengan berbagai cara berusaha menanggapi
kegelisahan hati manusia yang terus menerus bertanya tentang makna
hidupnya yang terdalam “apakah manusia, mengapa manusia hidup,
mengapa ada penderitaan dan kesusahan, mengapa manusia bisa
sakit, apa akhir dari kehidupan ini, ke manakah sesudah kematian”
Hal itu dilakukan dengan menunjukkan berbagai jalan, yakni ajaran-
ajaran serta kaidah-kaidah hidup maupun upacara-upacara suci. Bagi
manusia semua pertanyaan tersebut merupakan suatu misteri yang
tidak terjawab. Pada akhirnya, manusia mempercayakan seluruh
hidupnya kepada penyelenggaraan Tuhan melalui agama yang
dianutnya.
Doa
Ya Allah Bapa, Pencipta semua umat manusia dan alam semesta,
Engkau menghendaki semua umat manusia bahagia dalam rumah-
Mu.
Sudilah Engkau membimbing semua putera-puteri-Mu,
meskipun dengan cara dan di tempat yang berbeda-beda.
Bantulah kami, untuk lebih memahami dan menghayati ajaran agama
kami,
10 Kelas IX SMP