Page 25 - PADB Katolik IX BS isi.indd
P. 25

Untuk Dipahami

                       “Kepada  Allah yang mewahyukan diri, manusia harus
                   menyatakan ketaatan iman. Dalam ketaatan iman tersebut manusia
                   dengan bebas menyerahkan diri seutuhnya kepada Allah dengan
                   kepenuhan akal budi dan kehendak yang penuh kepada  Allah
                   pewahyu ...” (DV 5).
                       Menyerahkan diri seluruhnya kepada  Allah, dan mengimani
                   secara absolut apa yang Ia katakan adalah tepat dan benar.
                   Sebaliknya adalah sia-sia dan salah memberikan kepercayaan
                   yang demikian itu kepada seorang makhluk (Katekismus Gereja
                   Katolik art. 150).


               2. Menggali Pandangan Kitab Suci untuk Menemukan tentang
                  Ajaran Gereja mengenai Penghayatan Iman yang Benar


                     Bacalah dengan seksama dan renungkan kutipan teks ayat
                        dari Kitab Suci berikut ini.


                       Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati

                                          (Yakobus 2:14-26).

                       14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang
                   mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak
                   mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
                   15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian
                   dan kekurangan makanan sehari-hari,          16 dan seorang dari
                   antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas
                   dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan
                   kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya
                   itu?  Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak
                        17
                   disertai perbuatan, maka iman itu pada hakikatnya adalah mati.
                   18 Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan
                   padaku ada perbuatan”, aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah
                   kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan
                   menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.”
                   19 Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik!
                   Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka
                   gemetar.  Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui
                             20
                   sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang





                                                                                     Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti   19
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30