Page 26 - PADB Katolik IX BS isi.indd
P. 26
kosong? Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena
21
perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak,
anaknya, di atas mezbah? Kamu lihat, bahwa iman bekerja
22
sama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-
perbuatan itu iman menjadi sempurna. Dengan jalan demikian
23
genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham
kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya
sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat
24
Allah.” Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena
perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. Dan
25
bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena
perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-
orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong
mereka lolos melalui jalan yang lain? Sebab seperti tubuh
26
tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-
perbuatan adalah mati.
Buatlah kelompok diskusi dengan anggota 5-6 orang,
kemudian bahaslah dalam kelompok hal-hal berikut ini, agar
lebih memudahkan untuk mendalami ajaran gereja tentang
penghayatan hidup beriman yang benar.
1. Berdasarkan teks Kitab Yakobus tersebut, rumuskan
pengertian iman yang benar!
2. Rumuskan dengan kata-katamu sendiri, apa yang dimaksud
dengan “Iman tanpa perbuatan adalah mati?”
3. Bagaimanakah caramu mewujudkan iman dalam hidup
sehari-hari dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan
masyarakat?
4. Sebutkan buah-buah iman dan bahaya hidup tanpa iman
dengan mengisi kolom berikut ini!
No. Buah-buah iman Bahaya hidup tanpa iman
20 Kelas IX SMP