Page 28 - E-MODUL (210 × 297 mm)
P. 28

PERISTIWA PROKLAMASI

                          KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA



            4. Perumusan Teks Proklamasi




         Sesampai  di  Jakarta  Sukarno-Hatta
         bersama       Laksamana        Maeda       menemui         Setelah itu, para tokoh bangsa yang
         Mayjen       Nishimura       untuk       berunding.        hadir,  keluar  dari  rumah  Laksamana
         Nishimura  tidak  mengizinkan  proklamasi                  Maeda  dan  pulang  ke  rumah  masing-
         kemerdekaan.  Kemudian,  mereka  menuju                    masing.  Sebelum  semua  pulang,  Hatta
         rumah  Laksamana  Maeda  di  Jalan  Imam                   berpesan  kepada  para  pemuda  yang
         Bonjol  No.  1.  Di  tempat  inilah  naskah                bekerja pada pers dan kantor berita,
         proklamasi      dirumuskan.       Para      pemuka         terutama           B.M       Diah       untuk
         Indonesia  yang  hadir  berkumpul  dalam  dua              memperbanyak  teks  proklamasi  dan
         ruangan,  ruang  makan  dan  serambi  depan.               menyiarkannya ke seluruh dunia.
         Perumusan  teks  proklamasi  dilakukan  di                 Sementara  itu,  para  pemuda  tidak
         dalam  ruang  makan  oleh  Sukarno,  Hatta,                langsung  pulang  ke  rumah  masing-
         dan Mr. Ahmad Soebardjo. Sukarno menulis                   masing. Mereka dibagi dalam kelompok-
         rumusan proklamasi tersebut.                               kelompok.  Setiap  kelompok  pemuda
                                                                    mengirim  kurir  untuk  memberitahukan
        Setelah  selesai,  teks  proklamasi  tersebut               kepada  masyarakat  bahwa  saat
        dibacakan di hadapan tokoh- tokoh peserta                   proklamasi telah tiba.
        rapat.      Setelah      terjadi      kesepakatan
        bersama,  teks  proklamasi  selanjutnya
        diserahkan  kepada  Sayuti  Melik  untuk
        diketik.  Teks  proklamasi  yang  sudah  diketik
        ditandatangani  oleh  Ir.  Sukarno  dan  Drs.
        Moh.  Hatta  atas  nama  bangsa  Indonesia.
        Naskah  itulah  yang  dikenal  sebagai  naskah
        Proklamasi yang autentik .


         Timbul      persoalan         tentang        cara                Naskah Proklamasi tulisan tangan
         mengumumkan           proklamasi.         Sukarni                           Bung Karno
         mengatakan  bahwa  rakyat  di  sekitar
         Jakarta telah diberi tahu untuk dating
         berbondong-bondong ke lapangan Ikada
         pada  tanggal  17  Agustus.  Di  sana
         mereka  akan  mendengarkan  proklamasi
         kemerdekaan. Bung Karno menolak cara
         tersebut.          Akhirnya,          disepakati
         proklamasi  kemerdekaan  dilakukan  di
         kediaman Sukarno di Jalan Pegangsaan
         Timur 56, pukul 10.00.                                             Naskah Proklamasi yang diketik
                                                                                   oleh Sayuti Melik



                                                            28
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33