Page 24 - E-MODUL (210 × 297 mm)
P. 24

PERISTIWA PROKLAMASI


                         KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA






             2. Menanggapi berita kekalahan Jepan











                                                                Hatta  setuju  kemerdekaan  Indonesia
                                                                diselenggarakan  secepatnya.  Namun,
                 Sutan  Syahrir,  tokoh                         beliau  tidak  yakin  proklamasi  dapat
                 yang     mendesak      Bung                    dilakukan oleh Bung Karno saja sebagai
                 Karno  memproklamasikan                        pemimpin  rakyat  dan  atas  nama
                 Kemerdekaan       Indonesia
                 sebagai pemimpin rakyat.                       rakyat.  Menurut  Hatta,  kalau  Bung
                                                                Karno  bertindak  seperti  itu,  berarti
                                                                merampas hak PPKI. Hatta tidak yakin
           Berita  tentang  kekalahan  itu                      Bung Karno mau bertindak seperti usul
           sangat dirahasiakan oleh Jepang.                     Syahrir.  Setelah  terjadi  perdebatan,
           Semua         radio      disegel       oleh          akhirnya  Hatta  dan  Syahrir  pergi  ke
           pemerintah          Jepang.         Namun            rumah         Bung        Karno.        Syahrir
           demikian,  ada  juga  tokoh-tokoh                    menyatakan  maksudnya.  Bung  Karno
           pergerakan            yang         dengan            menjawab  bahwa  beliau  tidak  berhak
           sembunyi-sembunyi             mendengar              bertindak  sendiri.  Mem-  proklamasikan

           berita tentang kekalahan Jepang                      kemerdekaan  adalah  hak  dan  tugas
           tersebut.  Di  antaranya  adalah                     PPKI.
           Sutan Syahrir.                                       Pada  tanggal  15  Agustus  1945  sore,
                                                                para  pemuda  kembali  menemui  Bung
                                                                Hatta  dan  mendesak  agar  beliau
          Pada  tanggal  14  Agustus  1945                      jangan       menyetujui        proklamasi       di
          sore,       Sutan        Syahrir        sudah         hadapan PPKI, karena menurut mereka
          menunggu  kedatangan  Mohammad                        hal  itu  berbau  Jepang.  Malamnya,
          Hatta dari Dalat. Syahrir mendesak                    sekitar  pukul  20.00,  golongan  muda
          agar  proklamasi  jangan  dilakukan                   revolusioner  mengadakan  rapat  di
          oleh PPKI. Menurut Syahrir, Negara                    salah       satu       ruangan         Lembaga
          Indonesia  yang  lahir  dengan  cara                  Bakteriologi  di  Pegangsaan  Timur.
          demikian  akan  dicap  oleh  Sekutu                   Rapat  ini  antara  lain  dihadiri  oleh
          sebagai  negara  buatan  Jepang.                      Chairul  Saleh,  Wikana,  Margono,
          Syahrir           mengusulkan            agar         Armansyah, dan Kusnandar.
          proklamasi  kemerdekaan  dilakukan
          oleh  Bung  Karno  saja  sebagai
          pemimpin rakyat, atas nama rakyat
          lewat siaran radio.

                                                              24
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29