Page 3 - majalahs
P. 3

TAJUK




                                 Mari Menutup Tahun dengan Prestasi




             Bunga penutup tahun, edisi keempat majalah        Ada pun di ajang O2SN dan FLS2N, para juara
             Spirit tahun 2017 ini terasa istimewa. Seolah     di ajang prestisius tersebut mendapatkan porsi
             bagaikan kaleidoskop singkat untuk mengurai dan   khusus. Ya, merekalah para inspirasi dan teladan
             mengupas ragam lomba yang dilaksanakan oleh       yang merupakan sosok-sosok prestatif. Merekalah
             Direktorat PPKLK. Mulai dari Festival Inovasi dan   yang telah menempuh pendakian perjuangan sejak
             Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), Lomba      dari kabupaten/kota hingga menjadi yang terbaik di
             Keterampilan Siswa Nasional (LKSN), Olimpiade     tingkat nasional.
             Olahraga Siswa Nasional (O2SN), hingga Festival   Majalah Spirit edisi 4 Tahun 2017 ini juga
             dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) .
                                                               mencoba menelaah Peraturan Menteri Pendidikan
             Tak sekadar kisah seremoni yang disajikan,        dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang
             melainkan perjuangan, mimpi, dan harapan dari     Penumbuhan Budi Pekerti. Salah satu hal pokok
             para partisipan. Bagaimana laku kemandirian       yang tertuang dalam peraturan tersebut yaitu
             yang menjadi semangat dari FIKSI dan LKSN.        kewajiban membaca buku nonteks pelajaran
             Ragam inovasi, ragam kreativitas terlihat.        selama 15 menit sebelum jam pembelajaran
             Maka dari ajang FIKSI dan LKSN, nyata terlihat    dimulai setiap hari di sekolah. Sejauh mana
             dibutuhkan sinergisitas dari pihak sekolah dan Anak   upaya menumbuhkembangkan budaya literasi
             Berkebutuhan Khusus. Tak pelak apresiasi pun      untuk Anak Berkebutuhan Khusus.
             diberikan kepada para guru dan kepala sekolah di   Bunga penutup tahun, 2017 akan segera berlalu.
             event FIKSI. Sedangkan di event LKSN, pendidikan   Sampai jumpa di tahun 2018 dan teruslah percaya
             vokasi seolah menemukan muaranya untuk            bahwa ABK adalah Anak Berkemampuan Khusus.
             dikompetisikan dan diuji.





            Anak Berkebutuhan Khusus pun Dapat                    bagi Anak Berkebutuhan Khusus lainnya, bahwa tidak ada
            Berkarya di Ranah Literasi                            dinding penghalang bagi seorang Anak Berkebutuhan
                                                                  Khusus untuk sukses asalkan ada kemauan.
               Peran dari pemerintah salah satunya melalui Direktorat   Menurut saya dengan adanya lomba literasi bagi siswa
            Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus        berkebutuhan khusus dapat menjadikan modal penting
            (Dit. PPKLK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan    bagi siswa berkebutuhan khusus menatap masa depan.
            dalam menggalakkan kegiatan literasi sekolah dengan   Karya yang mereka hasilkan melalui Dit. PPKLK dapat
            mengadakan wadah untuk memfasilitasi siswa Anak       dipublikasikan ke semua masyarakat luas melalui majalah
            Berkebutuhan Khusus berlomba dalam bidang literasi    Spirit maupun situs Dit. PPKLK. Bahkan jika dikembangkan
            melalui Festival Literasi Sekolah.                    lebih lanjut, bukan tidak mungkin kelak karya-karya mereka
               Ajang ini menurut saya menjadi pembuktian bahwa Anak   dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi mereka
            Berkebutuhan Khusus pun mampu berkarya dalam dunia    sendiri.
            literasi serta mampu bersaing dengan siswa pada umumnya.                            (Dwi Saputra, Banten)
            Ajang ini juga menurut saya menjadi motivasi tersendiri




            Duta Literasi Anak Berkebutuhan Khusus                motivasi tersendiri berkaitan dengan penunjukan duta
            Menjadi Inspirasi                                     literasi tersebut. Yasmin merupakan duta literasi yang
                                                                  ditunjuk dan yang menarik disini ialah duta tersebut dari
              Kata “literasi” mungkin sedang marak terdengar di acara-  Anak Berkebutuhan Khusus.
            acara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Namun      Inspirasi tersirat dari penunjukan tersebut, menurut saya
            kata tersebut memang bukan sekadar kata yang menjadi   ini menjadi bukti bahwa kata “literasi” tidak hanya milik
            isapan jempol belaka, melainkan program yang berusaha   siswa pada umumnya, melainkan bukti nyata bahwa Anak
            sedang dijalankan pemerintah untuk ditanamkan di semua   Berkebutuhan Khusus juga mampu untuk menerapkan
            sekolah.                                              literasi di hidup mereka, dan pemerintah juga melakukan
              Penunjukan Duta Literasi merupakan salah satu langkah   pemerataan budaya literasi tersebut untuk semua kalangan.
            nyata keseriusan pemerintah mengadakan gerakan literasi                             (Desiani, Indramayu)
            nasional tersebut. Menurut saya terdapat hal yang menjadi


                                                                                                  EDISI 4  |  2017  3
   1   2   3   4   5   6   7   8