Page 13 - Flipbook Agus Nusa
P. 13
ASPEK / UNSUR DALAM PENCAK SILAT
2. Pencak Silat Sebagai SENI
Ciri khusus lainnya dari Pencak Silat adalah merupakan bagian
dari kesenian. Di daerah-daerah tertentu terdapat tetabuhan
atau iringan musik yang khas. Pada kesenian ini terdapat kaidah-
kaidah gerak dan irama yang merupakan suatu pendalaman
khusus. Pencak Silat sebagai seni harus menurut ketentuan-
keselarasan, keseimbangan, keserasian antara wirama, wiraga,
dan wirasa.
Pada beberapa daerah di Indonesia Pencak Silat ditampilkan
sebagai seni tari, yang sama sekali tidak mirip sebagai olahraga
maupun bela diri. Apa lagi bila menyaksikan seni Silat di Sumatra
Barat dan di daerah Aceh, kita akan berkesimpulan bahwa apa
yang disajikan adalah merupakan pertunjukan tarian, bukan bela
diri akan tetapi penari-penari tersebut dapat memperagakan
gerakan-gerakan tari dengan maksud sebagai gerak bela diri yang
efektif dan efisien untuk menjamin keselamatan pribadi.
3. Pencak Silat Sebagai BELA DIRI
Melalui latihan-latihan yang tekun di bawah bimbingan sang
guru Pencak Silat atau pendekar, maka seorang siswa atau pesilat
dapat memupuk dan meningkatkan kemampuan, ketangkasan,
keterampilan dan kekuasaan dalam melakukan serangan
ataupun pembelaan.
Sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia, maka pesilat
Indonesia lebih mengutamakan pembelaan diri dari pada
menyerang. Oleh karena itu Pencak Silat disebut seni bela diri
bukan seni menyerang.
8