Page 16 - Flipbook natasya sistem reproduksi
P. 16

11


                   F.  Kelainan pada Organ Reproduksi

                       1.  HIV/AIDS
                              Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah virus yang menyerang sel darah

                           putih di dalam tubuh (limfosit) yang mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh
                           manusia. Acquired  Immune  Deficiency  Syndrome  atau AIDS  adalah  sekumpulan

                           gejala penyakit yang timbul karena kekebalan tubuh yang menurun yang disebabkan

                           oleh infeksi HIV. Akibat menurunnya kekebalan tubuh pada seseorang maka orang
                           tersebut  sangat mudah terkena  penyakit seperti TBC,  kandidiasis,  berbagai  radang

                           pada kulit, paru, saluran penernaan, otak dan kanker (Gunawan et al., 2017)
                       2.  Gonore

                              Gonore  (GO)  merupakan  penyakit  infeksi  menular  seksual  (IMS)  yang  paling

                           sering terjadi, disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae (NG). Di Indonesia, infeksi GO
                           menempati  urutan  tertinggi  penyakit  IMS.  Pada  laki-laki,  GO  akan  menimbulkan

                           uretritis  dan  pada  perempuan  biasanya  asimptomatik.  Infeksi  juga  dapat  terjadi di
                           rektum  dan  orofaring.  Gonore  adalah  salah  satu  jenis  IMS  yang  disebabkan  oleh

                           bakteri Neisseria gonorrhoeae (N. gonorrhoeae). Manifestasi klinis dari penyakit ini
                           adalah servisitis, uretritis, proktitis, dan konjungtivitis. Infeksi gonore pada wanita

                           menyebabkan  permasalahan  khusus  karena  menimbulkan  gangguan  perkembangan

                           reproduksi seperti penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, jaringan parut tuba
                           dan bayi yang dilahirkan dari ibu yang menderita gonore dapat menyebabkan infeksi

                           mata hingga kebutaan
                       3.  Klamidia

                              Chlamydia trakomatis adalah bakteri intraseluler yang menyebabkan infeksi yang

                           ditularkan  melalui  kontak  seksual.  Chlamydia  trakomatis  adalah  mikroorganisme
                           intraseluler obligat yang memiliki dinding sel yang sama dengan bakteri gram negatif.

                           Chlamydia  trakomatisdiklasifikasikan  sebagai  bakteri  yang  mengandung  asam
                           deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA), mereka membelah dengan fusi

                           biner, tetapi seperti virus, mereka berkembang secara intraseluler. atau uretra ke atas,

                           dan infeksi klamidia dapat menyebabkan "cacat" yang serius, karena infeksi klamidia
                           yang meninggi pada saluran genital dapat menyebabkan kolonisasi bakteri di mukosa

                           endometrium dan tuba fallopi (Aisyah & Amanda, 2019)
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21