Page 41 - 45 model pembelajaran spektakuler.indd
P. 41

3. Pembahasan:

                 Pada soal pertama, evaluasi yang diberikan murni tertuju pada
                 pengetahuan tipe kognitif. Dengan kata lain, hanya terpaku
                 pada kemampuan kerja otak, terutama yang berhubungan

                 dengan memori dan ingatan semata.
                     Sementara itu, pada soal nomor dua berbeda. Pada soal
                 nomor dua, evaluasi yang diberikan tidak hanya tertuju pada
                 kemampuan kognitif, tetapi juga motorik yang berhubungan
                 dengan kemampuan menggambar anak. Unsur motorik yang

                 ditampilkan adalah keterampilan, ketekunan, ketelitian, dan
                 kegigihan dalam membuat garis lurus. Kecerdasan logika dan
                 kejelian anak juga diuji, yaitu seberapa mampu ia memahami
                 soal yang diberikan. Kotak gambar sudah disediakan yang

                 berarti bahwa anak diarahkan untuk sadar bahwa ia tidak boleh
                 menggambar melebihi kotak gambar yang telah disediakan.
                 Apalagi jika sampai ia menggambar di luar tempat yang ada.
                 Kecuali, anak tersebut memiliki kemampuan intelektual di atas
                 rata-rata. Dengan kata lain, termasuk kategori anak genius.

                     Anak genius selalu mempunyai alasan khusus yang
                 membuatnya berbeda dalam hal mengambil keputusan dengan
                 anak sebayanya. Alasan yang benar secara material dan masuk

                 akal menurut logika positif. Kejadian berbeda yang terjadi pada
                 anak genius biasanya tidak hanya satu atau dua kali, tetapi
                 bersifat berulang-ulang dan terus-menerus sehingga membentuk
   http://facebook.com/indonesiapustaka  menumbuhkan perasaan sensitivitas dan emosional berbeda.
                 pola-pola tertentu yang khas, indah, masuk akal, dan kadang
                 unik. Meskipun unik, biasanya bisa dinikmati dan sering kali



                 Seperti rasa kagum, takjub, haru, bahagia, tenang, atau nyaman.



                                                                           43
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46