Page 21 - E-modul Berpendekatan STEM Pola EDP Terintegrasi SSI pada Materi Sistem Eskresi untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP
P. 21
B. Proses Ekskresi pada Paru-Paru
Manusia bertahan hidup dengan menghirup oksigen. Berdasarkan peristiwa ini tubuh
memperoleh zat dari luar, maka untuk menjaga keseimbangan dalam tubuh perlu untuk
mengeluarkan zat dari dalam tubuh juga. Oksigen yang memasuki alveolus akan berdifusi
dengan cepat memasuki kapiler darah yang mengelilingi alveolus. Darah pada alveolus
akan mengikat oksigen dan mengangkutnya ke jaringan tubuh. Sedangkan, dalam
pembuluh kapiler jaringan tubuh, darah mengikat karbon dioksida (CO 2) dan berdifusi
dengan arah sebaliknya. Setelah bergerak ke seluruh tubuh darah dalam pembuluh kapiler
akan kembali menuju jantung menuju paru-paru dan terus bergerak hingga dikeluarkan
melalui hidung.
C. Gangguan pada Paru-Paru
Sama halnya dengan ginjal, kita juga harus menjaga kesehatan paru-paru dengan baik.
Paru-paru berperan penting dalam sistem kerja tubuh oleh karena itu penting untuk
menjaga paru-paru tetap sehat. Terdapat banyak gangguan pada paru-paru diantaranya:
1. Pneumonia
Pneumonia atau yang lebih dikenal dengan paru-paru basah adalah infeksi pada
paru- paru akibat bakteri, virus, atau jamur. Penyakit ini mengakibatkan
pembengkakan pada alveolus. Akibatnya, oksigen dari paru-paru sulit mengalir
ke pembuluh darah. Gejala yang akan timbul meliputi sesak napas, sakit dada, batuk
berdahak, dan demam.
Gambar 7 Pneumonia
Sumber: freepik.com
10