Page 30 - E-modul Berpendekatan STEM Pola EDP Terintegrasi SSI pada Materi Sistem Eskresi untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP
P. 30
A. Struktur Kulit
a. Lapisan Epidermis (Kulit Ari)
Epidermis merupakan lapisan kulit paling luar dan tersusun atas sel-sel epitel
yang mengalami keratinisasi. Pada lapisan ini tidak terdapat pembuluh darah maupun
serabut saraf. Beberapa lapisan kulit pada lapisan epidermis yaitu lapisan stratum
korneum, lapisan stratum granulosum, dan lapisan stratum germinativum yang
tersusun berurutan. Lapisan stratum korneum merupakan lapisan kulit mati dan selalu
mengelupas. Lapisan stratum granulosum merupakan lapisan mengandung pigmen
melanin. Serta, lapisan stratum germinativum merupakan lapisan yang terus
membentuk sel-sel baru untuk menggantikan sel-sel kulit yang terkelupas.
b. Lapisan Dermis (Kulit Jangat)
Lapisan dermis terletak di bawah lapisan epidermis. Pada lapisan dermis
terdapat beberapa bagian seperti otot penggerak rambut, pembuluh darah, pembuluh
limfa, saraf, kelenjar minyak (glandula sebasea), dan kelenjar keringat (glandula
sudorifera). Kelenjar keringat memiliki bentuk seperti pembuluh panjang dengan
pangkal yang menggulung dan berhubungan dengan kapiler darah serta serabut saraf.
Serabut saraf akan merangsang kelenjar keringat untuk memproduksi keringat.
Kelenjar keringat akan menyerap air, ion-ion, NaCl, dan urea dari dalam darah yang
kemudian dikeluarkan melalui pori-pori kulit.
Di bawah lapisan dermis, terdapat lapisan hipodermis atau lapisan subkutan.
Lapisan hipodermis bukan merupakan bagian dari kulit, akan tetapi berupa kumpulan
jaringan ikat yang berfungsi melekatkan kulit pada otot. Lapisan hipodermis banyak
tersusun atas jaringan lemak sehingga juga berfungsi menjaga suhu tubuh.
Gambar 15 Struktur Kulit
Sumber: quipper.com
19