Page 52 - Buku Keterbacaan
P. 52
C. Kelebihan dan kekurangan formula keterbacaan Raygor
Jika dibandingkan dengan dengan penggunaan formula fry,
formula raygor tentu jauh lebih mudah cara penghitungannya karena
menghitung jumlah kata sulit dapat dilakukan lebih cepat dari
pada menghitung jumlah suku kata. Meskipun demikian, formula
Raygor ini belum banyak yang meneliti jika dibandingkan dengan
keefektifannya untuk mengukur teks berbahasa Indonesia. Berbeda
dengan formula fry, pada formula fry sudah terdapat konversi dan
pengalian 0,6 pada jumlah suku kata sebab teks berbahasa Inggris
berbeda karakternya dengan teks berbahasa Indonesia. Terlepas dari
itu, baik formula fry maupun formula raygor, memiliki kemudahan
dalam menentukan tingkat keterbacaan karena tidak perlu berhadapan
langsung dengan pembaca.
Rangkuman
1. Formula keterbacaan raygor adalah salah satu cara untuk menentukan
tingkat keterbacaan suatu teks yang diciptakan seseorang yang bernama
raygor.
2. Formula keterbacaan fry menggunakan alat bantu berupa grafik, yaitu
grafik raygor.
3. Kelemahan formula keterbacaan raygor adalah formula raygor
diciptakan untuk teks berbahasa Inggris.
4. Kelebihan formula keterbacaan raygor jika dibandingkan dengan
formula fry adalah dapat digunakan dalam waktu yang lebih singkat.
46 47
Formula Keterbacaan Fry Bahan Ajar Keterbacaan

