Page 48 - Buku Keterbacaan
P. 48
Tahap 2
Menghitung jumlah kalimat dari seratus perkataan yang terdapat
dalam wacana sampel, hingga persepuluhan terdekat
Jika sampel berjumlah 100 kata tepat di akhir sebuah kalimat,
perhitungan kalimatnya akan lebih mudah karena tidak perlu
mendesimalkan kalimat yang tidak utuh. Akan tetapi, jika 100 kata
jatuh tidak di kata di akhir kalimat, perlu dihitung dalam bentuk
desimal. Sampel teks yang dicontohkan dalam langkah nomor (1)
merupakan teks yang memiliki jumlah kalimat yang perlu dihitung
dalam bentuk decimal. Berikut ini contoh perhitungannya.
1) Taman (1) Nasional (2) Baluran (3) merupakan (4) perwakilan (5)
ekosistem (6) hutan (7) spesifik (7) kering (8) di (9) Pulau (10) Jawa
(11).
2) Hutan (12) di (13) taman (14) ini (15) terdiri (16) dari (17) tipe (18)
vegetasi (19) savana (20), hutan (21) mangrove (22), hutan (23)
musim (24), hutan (25) pantai (26), hutan (27) pegunungan (28)
bawah (29), hutan (30) rawa (31) dan (32) hutan (33) yang (34)
selalu (35) hijau (36) sepanjang (37) tahun (38).
3) Taman (39) Nasional (40) Baluran (41) memiliki (42) berbagai (43)
macam (44) flora (45) dan (46) fauna (47) dan (48) ekosistem (49).
4) Tumbuhan (50) di (51) taman (52) nasional (53) ini (54) ada (55)
444 (56) jenis (57).
5) Di (58) antara (59) jenis (60) tumbuhan (61) di (62) sini (63) ter-
dapat (64) tumbuhan (65) asli (66) yang (67) khas (68) dan (69)
unik (70) yaitu (71) widoro (72) bukol (73) (Ziziphus (74) rotun-
difolia (75)), mimba (76) (Azadirachta (77) indica (78)), dan (79)
pilang (80) (Acacia (81) leucophloea (82)).
6) Widoro (83) bukol (84), mimba (85), dan (86) pilang (87) merupa-
kan (88) tumbuhan (89) yang (90) mampu (91) beradaptasi (92)
dalam (93) kondisi (94) yang (95) sangat (96) kering (97) (masih
(98) kelihatan (99) hijau (100))//, walaupun tumbuhan lainnya su-
dah layu dan mengering.
42 43
Formula Keterbacaan Fry Bahan Ajar Keterbacaan

