Page 40 - Laporan SFO Triwulan I 2024 Kanwil DJPb Provinsi Riau blm ds
P. 40
Akuntabilitas Kinerja TW I 2024
Nilai kinerja penyaluran Dana Transfer ke
3a-N Daerah pada KPPN 90.00 99.98 Maximize Proxy Moderate 14.00% 50.00% 111.09
3b-N Indeks kualitas operasional Treasury 4.00 4.95 Maximize Proxy Moderate 14.00% 50.00% 120.00
Pengelolaan kas negara yang prudent, efektif dan efisien 117.93
4a-N Persentase akurasi perencanaan kas 81.00 95.52 Maximize Proxy Moderate 14.00% 100.00% 117.93
Pertanggungjawaban keuangan negara yang akuntabel 120.00
Indeks Kualitas Laporan Government Finance
5a-N Statistic (GFS) tingkat wilayah 4.00 5.00 Maximize Proxy Moderate 14.00% 100.00% 120.00
Pembinaan pelaksanaan tugas khusus yang berkualitas 120.00
Indeks kualitas pelaksanaan pembinaan
6a-N dan monitoring pinjaman dan kredit 4.00 5.00 Maximize Proxy Moderate 14.00% 50.00% 120.00
program
Indeks kualitas pembinaan BLU dan
6b-N asistensi pembinaan BLUD 4.00 5.00 Maximize Proxy Moderate 14.00% 50.00% 120.00
Learning and Growth (25.00) 109.46
Penguatan tata kelola dan budaya kerja dalam ekosistem kolaboratif 120.00
Tingkat implementasi penajaman tugas
Treasury, Regional Economist, dan Financial
7a-CP 80.00 98.25 Maximize Proxy Moderate 14.00% 100.00% 120.00
Advisory
Pengelolaan organisasi dan SDM yang adaptif 106.99
Tingkat kualitas pengelolaan
8a-N kinerja organisasi 100.00 103.71 Maximize Proxy Moderate 14.00% 33.33% 103.71
8b-N Nilai implementasi Learning Organization 30.00 33.75 Maximize Proxy Moderate 14.00% 33.33% 112.50
Nilai hasil evaluasi pelaksanaan
8c-N tugas kepatuhan internal 86.00 90.12 Maximize Proxy Moderate 14.00% 33.33% 104.79
Pengelolaan keuangan dan BMN yang akuntabel 101.40
Indeks kualitas pengelolaan keuangan
9a-CP Kanwil 100.00 102.80 Maximize Proxy Moderate 14.00% 50.00% 102.80
DJPb
Indeks Kualitas Pengelolaan BMN dan
9b-N Pengadaan 100.00 100.00 Maximize Proxy Moderate 14.00% 50.00% 100.00
NILAI KINERJA 115.25
ORGANISASI
Sumber: Aplikasi Intense DJPb
3.2. Inisiatif Strategis
Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau memiliki satu Inisiatif Strategis (IS) pada
tahun 2024 yaitu tingkat akurasi perencanaan kas sebagai Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
IKPA Kanwil DJPb sebagai satker di tahun sebelumnya belum mencapai nilai maksimal. Hal ini sangat
dipengaruhi oleh kualitas perencanaan anggaran Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi
Riau yang belum sesuai dengan rencana kebutuhan dana yang tertuang dalam Hal III DIPA.
Output yang diharapkan dicapai dari IS ini adalah peningkatan nilai indikator deviasi Hal III DIPA
pada aplikasi OMSPAN. Pada triwulan I tahun 2024, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi
Riau telah menyampaikan reminder dalam bentuk nota dinas kepada masing-masing bagian/bidang
PASTI BISA
Prima, Antusias, Tanpa Biaya, Inovatif, Bijak, Santun 29