Page 41 - Laporan SFO Triwulan I 2024 Kanwil DJPb Provinsi Riau blm ds
P. 41

LAPORAN LLPKPK Berbasis SFO                                                               Bab III




            sesuai Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) yang telah disepakati, serta senantiasa melakukan monitoring
            pelaksanaan RKT setiap bulannya. Dari upaya tersebut menghasilkan realisasi IS ini pada triwulan I tahun
            2024 sebesar 100 persen dari target 95 persen.

            3.3.  Realisasi Anggaran

                  Berdasarkan data Online Monitoring SPAN (OMSPAN) cut off per triwulan I tahun 2024, realisasi
            penyerapan anggaran Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau sebesar Rp615.632.641
            atau  mencapai  17,80  persen  dari  total  pagu.  Seluruh  kegiatan  pada  Kanwil  Direktorat  Jenderal
            Perbendaharaan Provinsi Riau dapat dibagi menjadi tiga jenis belanja.

                                                        Tabel III.3
                                          Realisasi Belanja s.d. Triwulan I Tahun 2024

                   No         Jenis Belanja              Pagu               Realisasi      Persentase
                    1.   Belanja pegawai               Rp492.168.000        Rp83.477.000     16,96%
                    2.   Belanja barang              Rp2.966.046.000       Rp532.155.641     17,94%
                    3.   Belanja modal                           Rp0                 Rp0       0%
                               Total                Rp3.458.214.000       Rp615.632.641      17,80%

            Sumber: Aplikasi OMSPAN
            3.4.  Inovasi dan Prestasi


                  Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau juga menghasilkan kinerja lain yang tidak
            terangkum dalam Perjanjian Kinerja Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau
            selaku pemilik peta strategis, namun tentunya masih berkaitan erat dengan tugas dan fungsi.

            3.4.1.  Inovasi

                1)  Salai Berduri (Satu Kali Lalai Berbagi Dua Ribu)
                   Salai Berduri kepanjangan dari Satu Kali Lalai Berbagi Dua Ribu merupakan inovasi non aplikasi

                   bertujuan untuk mengubah secara sistematis dan konsisten mekanisme kerja, pola pikir (mindset)
                   serta budaya kerja (culture set) individu pada unit kerja yang dibangun, menjadi lebih baik sesuai
                   dengan tujuan dan sasaran pembangunan zona integritas. Program ini akan memantau setiap
                   pegawai yang lalai dalam hal:
                   -  Pemakaian seragam batik transformasi sesuai jadwal yang telah ditentukan; dan
                   -  Mematikan komputer kerja saat sudah tidak digunakan sejalan dengan pelaksanaan budaya
                      kerja Kemenkeu yang ke lima yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin.

                2)  Tahniah (Terapan Mandiri Terhadap Nilai Pembinaan Akhir KPPN)

                   Tahniah  atau  disebut  juga  dengan  Terapan  Mandiri  Terhadap  Nilai  Pembinaan  Akhir  KPPN,
                   berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 262/PMK.01/2016 tentang Struktur Organisasi
                   dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan, salah satu tugas dari Bidang
                   SKKI  Kanwil  Direktorat  Jenderal  Perbendaharaan  adalah  melakukan  pembinaan  proses  bisnis
                   pelaksanaan tugas Kuasa Bendahara Umum Negara (BUN) dan Penilaian Kinerja  pada Kantor


                                                                 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan
            30                                                                                    Provinsi Riau
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46