Page 61 - MODUL PRAKTIKUM DARING BIOEKOLOGI OPT
P. 61
Sample tanaman yang telah dibawa ke laboratorium dapat diamati gejalanya dengan
mata telanjang, menggunakan lup atau juga mikroskop stereo. Pengamatan gejala
harus benar-benar teliti meliputi bagian tanaman yang terserang, bentuk, ukuran,
warna gejala dan ada tidaknya water soak. Bila gejala layu, bagian batang tanaman
bisa dipotong melintang untuk melihat ada tidaknya nekrosis pada jaringan
pembuluh.
c. Pengenalan tanda pada tanaman yang sakit
Pisahkan sampel tanaman berdasarkan bagian yang sakit menjadi dua kategori:
Batang dan umbi
Daun
Untuk bagian batang dicuci dengan air mengalir dan dipotong melintang. Potongan
diusahakan miring sehingga memperluas penampang. Kemudian potongan tersebut
dimasukkan dalm botol yang berisi air jernih. Tunggu beberapa menit dan amati.
Apabila penyakit disebabkan oleh bakteri maka akan muncul aliran massa atau oose
bakteri berupa benang-benang putih dari daerah potongan.
Untuk daun, dipotong kecil-kecil (usahakan potongan merupakan bagian antara
yang sehat dan yang sakit), diletakkan diatas gelas obyek, tetesi dengan air suling
dan amati di bawah mikroskop, dengan perbesaran 100x atau 400x. Bila penyakit
disebabkan bakteri maka dari potongan daun yang diamati akan keluar massa
(oose) bakteri.
2.3 Pembuatan Media
Siapakan alat dan bahan
Isi 500 ml aquadest
Larutkan 14 gr NA
Panaskan dan aduk hingga rata
Tambahkan anti jamur bila perlu
Masukkan ke dalam botol steril
Tutup dengan kapas dan alumunium foil
Sterilisasi dengan autoclave
2.4 Isolasi dan Purifikasi Patogen
Cuci bagian tanaman yang sakit
Dipotong (1cm) melintang ½ sakit, ½ sehat
xxiv