Page 58 - MODUL PRAKTIKUM DARING BIOEKOLOGI OPT
P. 58
ACARA 7
ISOLASI DAN INOKULASI OPT BAKTERI
A. Pendahuluan
Puluhan ribu penyakit tumbuhan mengganggu tanaman budidaya. Untuk
memudahkan pengkajian penyakit tumbuhan, tentu saja penyakit tumbuhan tersebut
harus diindividu-individukan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi dan selanjutnya
untuk mengendalikannya. Pengelompokkan yang paling membantu untuk tindakan
pengendalian ialah pengelompokkan berdasarkan jenis penyebabnya. Keuntungan
cara pengelompokkan ini adalah diketahuinya penyebab penyakit, perkembangan
penyakit, penyebaran dan cara pengendalian yang paling sesuai. Berdasarkan
pengelompokkan ini, penyakit tumbuhan dibagi menjadi enam individu yaitu penyakit
yang disebabkan oleh jamur, bakteri, mikoplasma, tumbuhan tingkat tinggi parasit,
virus, dan nematoda.
Biasanya tumbuhan yang sakit akan menunjukkan sebuah gejala akibat
adanya penyakit yang menyerang tanaman tersebut. Selain gejala, biasanya juga
terdapat tanda dari patogen yang menyerang berupa ciri khusus dan bagian tubuh
dari patogen yang menyerang. Untuk mengetahui secara benar dan pasti jenis
patogen apa yang menyerang maka dilakukanlah suatu proses identifikasi patogen
yang melalui beberapa tahapan-tahapan. Dan setiap tahapan tersebut penting
dilakukan agar mempermudah identifikasi patogen.
Berawal dari tanaman yang sakit kemudian untuk mengetahui patogen
penyebabnya, maka dilakukanlah isolasi patogen dari bagian tanaman yang
terserang. Setelah ditumbuhkan pada media buatan, maka dari situ akan muncul
bentuk patogen yang menyerang serta bisa diketahui penyebabnya dari ciri-ciri
patogen yang ada di media buatan, untuk memastikan patogen itu benar maka
dengan melakukan pengujian kepada tanaman sehat apakah bergejala sama dengan
inang sakit saat awal isolasi. Uji ini disebut juga dengan Uji Postulat Koch.
Pengujian kepada tanaman dapat dilakukan melalui uji hipersensitif dan uji
patogenesitas sehingga bisa diketahui tingkat virulensi dari suatu patogen tanaman.
xxi