Page 12 - MODUL PRAKTIKUM Prestasi Mesin 2021
P. 12
5
pengembunan selama melewati kondensor. Untuk volume atur refrigeran dalam
kondensor, laju perpindahan kalor dari refrigeran ke lingkungan sebesar
= ℎ − ℎ .................................................................................... 1.4
ṁ 2 3
Terakhir, refrigeran melewati katup ekspansi atau pipa kapiler dan ekspansi ke
tekanan penguapan refrigeran. Proses ini biasanya dimodelkan sebagai proses throttling
process dimana refrigeran keluar dari katup ekspansi atau pipa kapiler dalam campuran
dua fasa yaitu gas dan cair. Dalam siklus kompresi uap, daya input sama dengan daya
kompresor. Coefficient of performance (COP) dari sistem refrigerasi yang ditunjukkan
pada Gambar 1 adalah
COP = /ṁ = ℎ 1 −ℎ 4 .......................................................................... 1.5
Ẇ /ṁ ℎ 2 −ℎ 1
Sebagai catatan, COP tidak dapat lebih besar daripada COP pada siklus Carnot
sebagai COP maksimal (ideal). COP ideal pada siklus Carnot dihitung berdasarkan
temperature daerah dingin (Evaporator ) dan panas (kondensor)
COP = ....................................................................................... 1.6
−
Pada penerapan di lapangan, COP diukur berdasarkan perbandingan antara
kapasitas pendinginan nyata dengan daya yang digunakan oleh kompresor
COP = ............................................................................................. 1.7
Entalpi udara masuk dan keluar dicari menggunakan kurva psikometri dengan
informasi temperatur udara masuk, RH udara masuk, temperatur udara keluar, dan RH
udara keluar evaporator .
1.5 Peralatan Pengujian
a. Alat uji AC split
b. Anemometer
c. Higrometer
d. Penggaris
1.6 Prosedur Pengujian
a. Persiapan

