Page 6 - PERTEMUAN 6
P. 6
3) memperluas usahanya. Dan tentu akan mengganggu aktivitas ekonomi dan menghambat
pertumbuhan ekonomi suatu negara.
d. Cara mengatasi pengangguran
Pengangguran telah memberikan dampak baik terhadap individu, masyarakat, ataupun negara.
Berikut ini cara-cara mengatasi pengangguran .
1) Cara mengatasi pengangguran struktural :
Mendirikan industri padat karya untuk menampung tenaga kerja yang menganggur
Memberikan pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja
Memindahkan tenaga kerja ke tempat yang tidak membutuhkan ke tempat yang
membutuhkan.
2) Cara mengatasi pengangguran siklikal :
Meningkatkan daya beli masyarakat. Daya beli akan meningkat apabila ada
penghasilan yang diperoleh ini dilakukan dengan menambah produktivitas yang
menyerap tenaga kerja penganggur.
Mengatur bunga bank agar tidak terlalu tinggi sehingga dapat menarik investor untuk
berinvestasi dalam usaha.
3) Cara mengatasi pengangguran friksional :
Pengangguran ini pada dasarnya tidak dapat dihilangkan sama sekali dan hanya dapat
dikurangi. Untuk mengatasinya dilakukan dengan mengusahakan informasi yang lengkap
atau akurat tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja, mulai dari proses seleksi
sampai penentuan seleksi.
4) Cara mengatasi pengangguran musiman
Pengangguran ini dapat diatasi dengan cara memberikan pelatihan dan ketrampilan
tambahan yang dimanfaatkan saat menunggu panen.
Rangkuman
Jenis-jenis Pengangguran:
• Penganggur terbuka (open unemployment)
• Pengangguran terselubung (underemployment)
• Pengangguran musiman
• Pengangguran Friksional
• Pengangguran karena Upah Terlalu Tinggi
• Pengangguran Struktural
• Pengangguran vountary
• Pengangguran Teknologi
• Pengangguran potensial
Penyebab Terjadinya Pengangguran;
• Tekanan demografis dengan jumlah dan komposisi angkatan kerja yang
besar.
• Pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih kecil daripada pertumbuhan
angkatan kerja.
• Jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih kecil dari jumlah pencari kerja.
• Kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan pasar kerja.
• Terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) yang disebabkan, antara lain
perusahaan yang menutup atau mengurangi bidang usahanya akibat krisis
ekonomi atau keamanan yang kurang kondusif, peraturan yang menghambat
investasi, hambatan dalam proses ekspor-impor, dan sebagainya.
• Kurang efektifnya informasi pasar kerja bagi para pencari kerja.
Macam-macam sistem upah, antara lain:
• Upah menurut waktu
• Upah menurut prestasi
• Upah borongan
• Upah premi
• Upah partisipasi
• Upah mitra usaha
• Upah indeks biaya hidup
• Upah skala berubah
• Upah produksi
• Upah bagi hasi

