Page 51 - layout A5
P. 51
Panduan Penyelenggaraan Latihan di Lingkungan Kolinlamil 41
3) Pendukung Latihan. Merupakan personel yang berasal
dari satuan penyelenggara dan satuan pelaku yang tidak terlibat
latihan, memiliki spesialisasi kemampuan teknis sesuai fungsinya
di bidang pelayanan dan penimbul situasi (pendukung menjadi
bagian dari penyelenggara latihan).
16. Siklus Latihan TNI.
a. Siklus Latihan TNI Berdasarkan Jukinlat Tahun 2017.
Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/900/XI/2017 tanggal
15 November 2017 tentang Petunjuk Induk Latihan di Lingkungan
Tentara Nasional Indonesia, siklus latihan di lingkungan TNI merupakan
suatu daur waktu latihan atau tahapan latihan TNI yang telah
diprogramkan dalam waktu tertentu atau disesuaikan dengan kebutuhan
latihan dari Mabes TNI maupun Mabes Angkatan sesuai dengan ciri khas
tiap-tiap Angkatan. Adapun siklus latihan dilaksanakan sebagai berikut:
1) Siklus Latihan Perorangan dilaksanakan setiap tahun
Progar.
2) Siklus Latihan Satuan dilaksanakan setiap tahun Progar.
3) Siklus Latihan Antar Satuan, Latihan Antar Kecabangan dan
Latihan Puncak Angkatan dilaksanakan setiap tahun Progar.
4) Siklus LDS dan LDO tidak diprogramkan.
5) Siklus LDP dilaksanakan setiap tahun Progar.
6) Siklus LDRO diatur sebagai berikut:
a) Latihan dalam rangka OMP. Latkammil, Latgabut
dan Latduk. Diatur dengan siklus sebagai berikut:
(1) Latkammil. Siklus Latkammil yang terprogram
dilaksanakan dengan periode lima tahunan, sedangkan
yang tidak terprogram dilaksanakan sesuai perintah
Presiden RI dengan Direktif Panglima TNI,
penyelenggaraannya setelah tiap-tiap Angkatan
melaksanakan program latihan puncaknya.
(2) Latgabut TNI. Siklus Latgabut TNI yang
terprogram dilaksanakan dengan periode dua tahunan,
sedangkan yang tidak terprogram dilaksanakan sesuai
perintah Presiden RI dengan Direktif Panglima TNI,
TIM OPSLAT KOLINLAMIL