Page 18 - PKN KELAS 7_Semester 1
P. 18

•  Memiliki semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme
         •  Adanya rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia
         •  Selalu bersemangat dalam berjuang
         •  Mendukung dan berupaya secara aktif dalam mencapai cita-cita bangsa yaitu merdeka, bersatu, berdaulat,
            adil dan makmur
         •  Melakukan pengorbanan pribadi, dengan cara menempatkan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi,
            serta mendukung keputusan yang menguntungkan bangsa dan negara


         IV.       Semangat Para Pendiri Negara dalam dalam Perumusan dan
                   Penetapan Pancasila


                Sebelum menjadi dasar negara, Pancasila telah mengalami proses yang panjang. Para pendiri bangsa
         berjuang  menyatukan  tenaga  dan  pikiran  untuk  mewujudkan  Indonesia  merdeka  dengan  dasar  yang  kuat.
         Semangat kebangsaan para pendiri negara disebut juga sebagai nasionalisme dan patriotisme. Nasionalisme
         adalah suatu paham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserahkan kepada
         begara kebangsaan atau nation state. Nasionalisme dapat diartikan dalam arti sempit dan luas. Nasionalisme
         dalam arti sempit (negatif), disamakan dengan Chauvinisme, yaitu perasaan kebangsaan atau cinta terhadap
         bangsanya  yang  sangat  tinggi  dan  berlebihaan,  sebaliknya  memandang  rendah  terhadap  bangsa  lain.
         Nasionalisme dalam arti luas (positif) adalah perasaan cinta yang tinggi atau bangga terhadap tanah air dan tidak
         memandang rendah bangsa lain. Faktor pembentuk nasionalisme:
          •  Faktor objektif meliputi bahasa, warna kulit, kebudayaan, adat, agama, wilayah, kewarganegaraan dan ras.
          •  Faktor subjektif meliputi cita – cita, semangat, timbulnya kesadaran nasional untuk terwujudnya negara
             nasional
                Patriotisme berasal dari kata patria, yang artinya tanah air. Kata patria kemudian berubah menjadi kata
         patriot yang artinya seseorang yang mencintai tanah air. Oleh sebab itu, patriotisme berarti semangat cinta tanah
         air atau sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk mempertahankan bangsanya. Jiwa
         patriotisme  bangsa  Indonesia  untuk  mempertahankan  kemerdekaan  sering  juga  disebut  sebagai  “jiwa  dan
         semangat ‘45”. Hal-hal yang terkandung dalam jiwa dan semangat ’45 adalah sebagai berikut:

          • Pro Patria dan Primus Patrialis, artinya mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan tanah air
          • Jiwa solidaritas dan kesetiakawanan dari semua lapisan masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan
          • Jiwa toleransi atau tenggang rasa antaragama, antarsuku, antargolongan dan antarbangsa
          • Jiwa tanpa pamrih dan bertanggung jawab
          • Jiwa ksatria dan kebesaran jiwa yang tidak mengandung balas dendam






















                                                                                                                   18
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23