Page 543 - Laporan PPL PPG Daljab Tahap 3
P. 543

Alat  ukur  kumparan  putar  adalah  alat  ukur  yang  bekerja
              berdasarkan prinsip kerja kumparan listrik yang digunakan ditempat
              medan  magnet  yang  berasal  dari  magnet  permanen.  Alat  ukur
              kumparan putar sudah tidak terpengaruh oleh medan magnet  dari luar
              karena  telah  memiliki  medan  magnet  yang  kuat  terbuat  dari  logam
              alniko  yang  berbentuk  U.  Prinsip  kerja  alat  ukur  kumparan  putar
              menggunakan dasar berdasarkan percobaan hukum Lorentz. Hukum
              Lorentz dikatakan, jika sebatang penghantar dialiri arus listrik berada
              dalam  medan  magnet,  maka  pada  kawat  penghantar  tersebut
              menghasilkan suatu gaya. gaya yang dihasilkan adalah gaya lorentz.
              Arah nya ditentukan dengan kaidah tangan kiri fleming. Hukum tangan
              kiri  flaming  menjelaskan  bahwa  magnet  permanen  yang  berbentuk
              tapal  kuda  yang  dilengkapi  sepatu  kutub.  Di  antara  sepatu  kutub
              ditempatkan  sebuah  inti  dengan  lilitan  kawat  yang  dapat  bergerak
              (berputar pada poros). pada saat melakukan pengukuran, arus listrik
              yang  mengalir  pada  kumparan  dan  menyebabkan  adanya  magnet.
              magnet  tersebut  ditolak  oleh  medan  magnet  tetap.  Berdasarkan
              hukum tangan kiri fleming, kumparan tersebut akan berputar sehingga
              jarum  penunjuk  akan  bergerak  atau  menyimpang  dari  angka  nol.
              semakin  besar  arus  yang  mengalir  dalam  kumparan,  maka  akan
              semakin besar pula arus yang mengenai kumparan dan menyebabkan
              penyimpangan jarum bergerak semakin jauh.

              b.  Alat Ukur Jenis Besi Putar

                 Alat  ukur  besi  putar  adalah  alat  ukur  yang  sederhana  dan
              konstruksi  kuat.  Alat  ukur  ini  digunakan  sebai  alat  ukur  arus  dan
              tegangan  pada  frekuensi  yang  dipakai  pada  jaringan  distribusi.
              Instrumen ini pada dasarnya ada dua macam yaitu tarikan (attraction)
              dan  tolakan  (repulsion).  Cara  kerja  tipe  tarikan  dipengaruhi  oleh
              gerakan dari sebuah besi lunak di dalam medan magnet, sedangkan
              pada  gaya  tolak  antara  dua  buah  lembaran  besi  lunak  yang  telah
              termagnetisasi  oleh  medan  magnet  yang  sama.    Apabila  digunakan
                                          10
   538   539   540   541   542   543   544   545   546   547   548